Bisnis Umrah Online Ikut Terdampak Virus Corona

Bisnis Umrah Online Ikut Terdampak Virus Corona
UANG | 27 Februari 2020 14:47 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Akibat virus corona, pemerintah Arab Saudi mengeluarkan keputusan penghentian sementara kedatangan jemaah umrah dari berbagai negara. Indonesia menjadi salah satu negara terdampak atas putusan tersebut.

Atas keputusan tersebut, Umroh.com menutup sementara penjualan paket umrah. Biro perjalanan umrah ini menghentikan aktivitas penjualan paket umroh baik di website dan aplikasi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Mulai hari ini, untuk sementara waktu, penjualan paket umroh di website maupun di aplikasi kami hentikan sementara," kata VP Commercial & Marketing Umroh.com, Lia Firdausy, dalam keterangan resmi yang diterima merdeka.com, Jakarta, Kamis (27/2).

Lia meminta bagi jemaah yang telah melakukan pembayaran dan mendapatkan visa untuk umrah agar menunggu informasi resmi selanjutnya. Jemaah Umroh.com dipersilakan menghubungi customer service di nomor 0852-1800-5011.

CEO Umroh.com, Ridho Irawan, mengimbau para calon jemaah untuk menunggu keterangan resmi dari Kementerian Agama dan asosiasi perjalanan umroh.

Ridho mengatakan penutupan pengajuan visa untuk umrah dan perjalanan wisata ke Arab Saudi ini masuk dalam kategori force majeure. "Sehingga kami pun masih menunggu informasi resmi dari Kementerian Agama dan asosiasi yang berhubungan langsung dengan Kerajaan Arab Saudi," kata Ridho.

1 dari 1 halaman

Soal Nasib Jemaah Umrah, Pengusaha Tunggu Surat Resmi Pemerintah Arab Saudi

jemaah umrah pengusaha tunggu surat resmi pemerintah arab saudi rev2

Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji (Sapuhi) Syam Resfiadi mengaku belum menerima keterangan resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait penghentian sementara jemaah haji dari Indonesia. Informasi tersebut baru dia terima dari berbagai pemberitaan di media massa.

"Memang secara surat dari Kemenlu kami belum lihat tapi secara online sudah ada beberapa berita yang menyebut kalau kita di suspend," kata Syam saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Kamis (27/2).

Direktur utama PT Patuna Mekar Jaya atau Patuna Umroh dan Haji Travel ini mengatakan jemaah umrah yang saat ini baru tiba di bandara Jeddah langsung menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat. Hingga hari ini pun masih ada jemaah yang berangkat menuju Arab Saudi.

Hanya saja, Syam belum mengetahui kepastian jemaah yang baru berangkat tadi. Apakah akan tetap diterima otoritas setempat atau dipulangkan pasca penghentian sementara tersebut.

"Nasib, mereka (jemaah) tiba nanti ada masalah atau tidak di Jeddah atau dipulangkan, kita masih tunggu," kata Syam.

(mdk/bim)

Baca juga:
Soal Nasib Jemaah Umrah, Pengusaha Tunggu Surat Resmi Pemerintah Arab Saudi
Kemenhub: Penerbangan Umrah Saat Ini Masih Normal
Pemerintah Negosiasi dengan Arab Saudi agar WNI Tak Dilarang Umrah
Arab Saudi Hentikan Sementara Umrah, Biro Perjalanan di Solo Resah
Penyelenggara Merugi Akibat Kebijakan Arab Saudi Hentikan Pelayanan Umrah
Lion Air Masih Operasikan Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
Penghentian Sementara Jemaah Umrah di Arab Saudi Kejutkan Pemilik Travel

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami