BKF: Kita Mulai Menyerang di 2021, Investasi Harus Naik

BKF: Kita Mulai Menyerang di 2021, Investasi Harus Naik
UANG | 25 September 2020 13:46 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu menilai, Indonesia harus berani tampil menyerang dengan menjemput investasi pada 2021. Pernyataan itu diberikannya lantaran pemerintah pada tahun ini lebih banyak bertahan dan menutup diri akibat pandemi Covid-19.

"Di 2021 kita memang masih bertahan juga, tapi kita juga harus mulai menyerang. Seperti apa menyerangnya? Investasi harus naik. Karena investasi itu 33 persen dari PDB kita," ujar Febrio dalam sesi webinar, Jumat (25/9).

Menurut dia, strategi menyerang itu dapat dilakukan jika DPR telah memfinalkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Sebab, inti aturan tersebut adalah memastikan ease of doing business negara membaik.

"Kok bisa ngomongin itu? Justru pada saat ini kita harus siap-siap. Pada saat Covid-19 sudah mulai mereda, kita benar-benar siap untuk menampung investasi baru," kata Febrio.

Melancarkan hal itu, pemerintah kini telah menyiapkan sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menampung investasi baru. Lalu juga beberapa paket kebijakan agar bisa menampung perusahaan asing dan membuka lapangan kerja baru.

Baca Selanjutnya: Siap-Siap dari Sekarang...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami