Blusukan ke pasar, Sri Mulyani tinjau penyaluran kredit ultra mikro

UANG | 26 Mei 2018 10:08 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, melakukan blusukan ke Pasar Telukan di Jalan Solo, Sukoharjo. Didampingi Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Sri Mulyani meninjau aktivitas para pedagang di pasar tersebut yang sebagian besar merupakan penerima pembiayaan kredit ultra mikro (UMi).

"Hari ini ke pasar, biasanya saya di beberapa kota lihat perkembangan kredit usaha Ultra Mikro (UMi)," ujar Sri Mulyani usai berkeliling di Pasar Telukan, Solo, Sabtu (26/5).

Sri Mulyani menjelaskan, hingga saat ini sekitar Rp 2,5 triliun dana UMi dikelola di seluruh Indonesia, namun realisasinya baru mencapai Rp 1,2 triliun. Kredit tersebut disalurkan melalui beberapa lembaga, di antaranya Pegadaian, Bahana Arta Ventura dan Koperasi.

"Ini sifatnya dana bergulir, para pedagang menggunakan pinjaman untuk membeli barang dan menjualnya kembali. Bagus melihat kegiatan ekonomi masyarakat yang terus bergulir. Pemerintah akan terus mendukung agar masyarakat bisa bekerja secara baik," jelasnya.

Untuk wilayah Solo raya, ada sekitar Rp 2,8 miliar dana yang disalurkan. Berbeda dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan jumlah pinjaman di atas Rp 50 juta, kredit UMi hanya diperbolehkan meminjam sekitar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta.

"Jadi untuk UMi ini masyarakat menggunakan investasi yang sekarang jumlahnya sudah Rp 2,5 triliun yang diputarkan dengan volume yang kecil tadi. Ini program dari rakyat untuk rakyat saja," terangnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, sudah ada 800.000 masyarakat yang menggunakan kredit UMi. Jumlah tersebut terdiri dari pedagang, pengusaha kelontong dan lainnya. Ke depannya, pembiayaan UMi akan terus di evaluasi efektivitasnya dan ditingkatkan alokasinya.

"Insya Allah akan kita lihat di dalam APBN, kan sedang mau dibahas dengan dewan," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Ini rincian lengkap Sri Mulyani tentang THR PNS dan gaji ke-13
Sri Mulyani : Pencairan THR PNS tunggu kesiapan dokumen satker di daerah
Benarkah Rupiah tembus Rp 14.000 jadi sinyal krisis ekonomi?
Disindir soal ekonomi RI waspada krisis, ini kata Sri Mulyani
Di depan Sri Mulyani, DPR sebut pertumbuhan ekonomi 2019 lebih rendah
Perkembangan utang, investasi, hingga proyek strategis nasional Jokowi-JK hingga 2018
Menkeu Sri Mulyani harap pengangkatan Perry Warjiyo redam gejolak pasar

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.