Bolehkah Berutang untuk Investasi Saham Menurut Islam?

Bolehkah Berutang untuk Investasi Saham Menurut Islam?
IHSG Ditutup Menguat 0,66 Persen. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar
UANG | 25 Januari 2021 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Pasar modal Indonesia di beberapa hari terakhir sedang mengalami tren bullish atau meningkat. Hal ini dipicu oleh beberapa sentimen positif baik dari dalam maupun luar negeri. Mulai dari naiknya harga komoditas hingga pengadaan vaksin Covid-19 dan distribusinya ke seluruh Indonesia.

Maka dari itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mengawali awal 2021 dengan kinerja positif. Sampai 20 Januari 2021, IHSG sudah mencapai level 6429,76. Tumbuh sekitar 5,05 persen dari awal tahun.

Menurut CFP Finansialku, Harryka Joddy dengan euforia ini, ada beberapa saham yang memiliki kinerja sangat bagus dengan return yang sangat tinggi, membuat sebagian orang yang tidak terlalu paham dengan instrumen satu ini merasa FOMO (Fear of Missing Out) alias takut ketinggalan momentum untuk memperoleh keuntungan.

Oleh karenanya, tak jarang beberapa dari mereka berusaha mencari uang tambahan untuk membeli saham-saham yang sedang meroket. "Mulai dari mencairkan tabungan, menjual aset, bahkan sampai berutang," ujarnya seperti ditulis Senin (25/1).

Dia mengingatkan saham adalah intrumen investasi dengan resiko cukup tinggi, sehingga apabila tidak disertai dengan analisa yang matang, bisa jadi membuat kita akan rugi besar apabila salah memilihnya dan tidak sesuai tujuan keuangan.

Lalu, bagaimana pandangan Islam dalam menyikapi utang untuk membeli saham? Utang diatur dalam Islam karena memang merupakan salah satu sektor penunjang dalam ekonomi umat.

Utang juga bukan saja dilakukan oleh orang yang tidak mampu, namun juga oleh orang yang mampu atau memiliki banyak harta.

Sudah banyak permasalahan dan konflik akibat utang dan bisa berdampak pada permasalahan sosial. Maka dari itu perlu diperhatikan beberapa aspek saat berutang. Silakan membaca di halaman selanjutnya. Serta temukan jawaban apakah boleh berutang untuk investasi saham dalam Islam.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami