Bos Bappenas: Indonesia Baru Naik Jadi Negara Setengah Maju

Bos Bappenas: Indonesia Baru Naik Jadi Negara Setengah Maju
UANG | 24 Februari 2020 11:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR) baru saja mencabut Indonesia dari daftar negara berkembang dan naik sebagai negara maju.

Namun begitu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menganggap Indonesia belum dapat dikategorikan sepenuhnya menjadi negara maju. Melainkan baru naik kelas menjadi negara setengah maju.

"Ini sebenarnya karena Indonesia sekarang masuk di upper middle income. Karena dia masuk di upper middle income, menurut kategori itu Indonesia sudah masuk ke kategori negara setengah maju," ujar dia di Jakarta, Senin (24/2).

Menurut Suharso, Indonesia harus rela melepas beberapa tanggungan jika mau disebut sebagai negara maju. "Jadi karena masuk di negara maju tidak dalam posisi mendapatkan fasilitas-fasilitas yang lebih murah, jangka panjang, dan seterusnya," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Masih Perlu Bantuan

bantuan

Namun demikian, dia mewanti-wanti agar negara tak terlena dengan status baru tersebut. Sebab, menurutnya Indonesia masih tetap memerlukan bantuan dari negara besar, termasuk Amerika Serikat.

Tetapi saya kira tidak bisa dilihat seperti itu. Kita kan tetap masih di middle income, dan baru saja graduate ke upper middle income. Saya kira kita musti bicara lagi dengan Amerika Serikat. Kita bangga, tetapi kita juga perlu bantuan mereka," ucapnya.

Di sisi lain, Suharso juga tak menampik jika status baru Indonesia sebagai negara setengah maju ini akan turut memperlancar masuknya investasi asing. "Ya lebih melancarkan," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Sri Mulyani: Virus Corona Hambat Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal I-2020
Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Sri Mulyani Takjub dengan Kebijakan Ekonomi Saudi Arabia
Upaya Pemerintah Tangkal Dampak Virus Corona di Indonesia
Walhi: Sadar Lingkungan, China Pindahkan Industri Kotor ke Indonesia
Bank Indonesia Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi 2020 jadi 5,1 Persen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami