Bos Bappenas Sebut Investor Kanada Tertarik Investasi di Tol Cipali

UANG | 14 Oktober 2019 19:23 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyebut bahwa ada investor asal Kanada yang tertarik investasi di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali). Namun demikian, rencana ini belum direalisasikan, mengingat masih ada beberapa kesepakatan yang belum tuntas.

"Mereka akan masuk ke Cikampek-Palimanan tapi saya belum bisa umumkan karena belum official," kata Bambang di Kantornya, Senin (14/10).

Secara nilai, Menteri Bambang juga tidak menyebut besaran investasi yang dikucurkan oleh perusahaan asal Kanada tersebut. Sebab, hal ini masih belum resmi dan masih sedang dalam proses.

"Itu belum jadi saya nggak berhak karena kan itu swastanya, mungkin nanti mereka akan mengumumkan," jelas dia.

Menteri Bambang menyebut, sejak tahun 2017 pihaknya dengan Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) sendiri juga telah berbicara banyak dengan Kanada soal memasuki pendanaan proyek di Indonesia.

"Kami sudah ke Kanada dan ketemu dengan dana pensiun besar tapi memang mereka butuh waktu. Sekarang dia yakin bahwa iklim investasi menunjang mereka untuk masuk," kata Bambang.

Sebelumnya, dikabarkan organisasi Canada Pensiun Plan Investment Board (CPIB) bersama PT Bhaskara Utama Sedaya (BUS) milik PT Astra Infra, rencananya akan mengakuisisi 55 persen saham perusahaan Malaysia di Tol Cipali.

Malaysia sendiri memiliki Tol Cipali lewat konsorsium PT Lintas Marga Sedaya (LMS). Dalam konsorsium Malaysia lewat PLUS Expressway International Bhd memiliki 55 persen saham LMS.

(mdk/idr)