Bos BI Dorong Belanja APBN dan APBD Sasar Produk Lokal

Bos BI Dorong Belanja APBN dan APBD Sasar Produk Lokal
UANG | 28 September 2020 16:25 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mendorong agar belanja dalam APBN dan APBD salah satunya diprioritaskan menyasar produksi dalam negeri atau dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), guna memicu permintaan dalam program pemulihan ekonomi.

Diketahui, pemerintah mengalokasikan Rp695,2 triliun dalam program Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), sebanyak Rp123,46 triliun di antaranya untuk mendukung UMKM.

"Dengan menciptakan demand, realisasi anggaran bisa ditingkatkan juga," kata Perry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI secara virtual di Jakarta, dikutip Antara, Senin (28/9).

Dia menjelaskan, BI bersama dengan pemerintah berbagi beban atau burden sharing dalam mendukung program PEN yakni dengan mengalokasikan Rp177 triliun untuk non public goods. Dalam alokasi non public goods itu terdiri dari dukungan UMKM sebesar Rp123,46 triliun dan pembiayaan korporasi mencapai Rp53,6 triliun.

"Dari Rp177 triliun yang non public goods untuk UMKM dan korporasi, yang baru direalisasikan untuk UMKM baru Rp44,3 triliun, padahal kami sudah alokasikan itu Rp177 triliun dan kami siap berbagi beban," imbuhnya.

Komite PC-PEN sebelumnya mengungkapkan hingga 16 September 2020, alokasi program pembiayaan korporasi masih nol persen namun ditargetkan akan terealisasi 92 persen atau sekitar Rp49 triliun hingga akhir tahun ini.

Baca Selanjutnya: Skema berbagi beban dengan pemerintah...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami