Bos BI: Pemilu bakal dorong konsumsi non rumah tangga

UANG | 30 Agustus 2018 17:27 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) menilai penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar tahun depan akan menjadi salah satu pendukung perekonomian domestik. Tahun depan, BI memperkirakan ekonomi bakal tumbuh di kisaran 5,1-5,5 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan akan ada pengeluaran tambahan pada penyelenggaraan pemilu dalam komponen lembaga negara bukan rumah tangga, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. "Ini akan dorong pertumbuhan konsumsi non rumah tangga secara langsung dan ada pengeluaran lain," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Kuta, Bali, Kamis (30/8).

Sementara terkait keamanan, berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, Perry meyakini penyelenggaraan pemilu tahun depan akan berjalan lancar, aman dan tertib. Dengan demikian, iklim investasi dan usaha dapat terus terjaga di mata pelaku usaha dan investor.

"Pemilu kebanggaan Indonesia semakin tahun semakin matang. Bukan kali pertama tp sudah bertahun-tahun lakukan pemilu ini dan juga pilkada. Penyelenggaraan pemilu berjalan aman, lancar dan tertib. Sehingga beri kepercayaan pelaku usaha," jelasnya.

Diharapkan melalui peningkatan konsumsi non rumah tangga dan terjaganya kepercayaan investor, maka Pemilu akan mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. (mdk/bim)

Baca juga:
Sowan ke kediaman Ma'ruf Amin, Cak Imin mengaku bahas persiapan kampanye di Jatim
Sambangi rumah Ma'ruf Amin, Ustaz Yusuf Mansyur bahas ekonomi umat
Nama Erick Thohir calon ketua Timses Jokowi mencuat setelah sukses Asian Games
Temui Amien Rais di Yogya, Sandiaga bahas investasi pendidikan
JK minta pendukung contoh Prabowo & Jokowi, bersaing tak pakai maki-maki
Gerindra tak lihat Zulkifli Hasan kampanye di kampus Muhammadiyah
Polri: Deklarasi #2019GantiPresiden tak masalah asal tak ada penolakan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.