Bos BI Sebut Burden Sharing Akan Pengaruhi Neraca Keuangan

Bos BI Sebut Burden Sharing Akan Pengaruhi Neraca Keuangan
UANG | 7 Juli 2020 09:31 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyebut pendanaan burden sharing atau pembagian beban untuk pemulihan ekonomi nasional akan mempengaruhi neraca keuangan BI. Seperti diketahui, BI sendiri akan membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp397,56 triliun tanpa mendapatkan imbal hasil.

"Dengan burden sharing ini pasti ada tambahan-tambahan beban terhadap neraca keuangan BI dan tentu akan mempengaruhi neraca keuangan BI," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video conference, seperti ditulis Selasa (7/7).

Meski begitu, dirinya tetap optimistis neraca keuangan BI tak akan sampai defisit karena ikut menanggung beban utang pemerintah. Menurutnya, modal BI cukup besar untuk menopang defisit keuangan.

Di mana, modal BI diatur dalam perundang-undangan sebesar Rp3,72 triliun. Sementara aset atau liabilitasny terus meningkat tiap tahun, selama 2019 mencapai Rp2.351 triliun.

"Bagaimana kalau skenario ini kemudian mengalami defisit? Modal kami cukup besar, sehingga masih bisa menopang defisit," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Penghasilan Kebijakan Moneter

moneter rev1

Selain itu, penghasilan BI pun dinilai masih akan kuat. Di mana salah satu penghasilan terbesar BI adalah dari pelaksanaan kebijakan moneter. Selama tahun lalu saja, BI berhasil memperoleh penghasilan kebijakan moneter Rp90,15 triliun, berdasarkan laporan keuangan BI 2019.

"Apa yang terjadi di neraca keuangan tidak akan mempengaruhi BI menjalankan kebijakan moneter. Itu yang paling kita jaga stabilitas," kata dia.

Adapun neraca keuangan BI selama tahun lalu mencatatkan surplus Rp33,35 triliun (setelah pajak). Ini diperoleh dari total penghasilan sebesar Rp91,80 triliun, sementara beban bunga hingga remunerasi kepada pemerintah mencapai Rp46,57 triliun. (mdk/idr)

Baca juga:
Cadangan Devisa Juni 2020 Naik Jadi USD 131,7 Miliar
Ada Pandemi Corona, BI Optimistis Inflasi 2020 Sesuai Target
Sri Mulyani Sebut Skema Pembagian Beban Pembiayaan Juga Dilakukan Negara Lain
Pemerintah dan BI Sepakati Pembagian Beban Penanganan Covid-19, Berikut Skemanya
BI: Penjualan E-commerce Naik 26 Persen Selama Pandemi Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami