Bos BKPM Beberkan Faktor Pengaruhi Realisasi Investasi di Tengah Pandemi

Bos BKPM Beberkan Faktor Pengaruhi Realisasi Investasi di Tengah Pandemi
UANG | 13 Juli 2020 10:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi triwulan I-2020 mencapai Rp210,7 triliun. Angka ini setara 23,8 persen dari target investasi di tahun ini yang dipatok Rp886,1 triliun. Jumlah ini tidak termasuk sektor hulu migas dan jasa keuangan.

Realisasi ini terbagi dalam Penanaman Modal Dalam Negeri atau (PMDN) sebesar Rp112,7 triliun atau setara 53,5 persen dari total realisasi. Dan Penanaman Modal Asing atau (PMA) senilai Rp98 triliun atau 46,5 persen dari total realisasi.

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menyampaikan beberapa hal yang mempengaruhi pencapaian ini. Di antaranya yang pertama terkait dengan konsolidasi perusahaan PMA yang terganggu akibat adanya Covid-19.

"Yang kedua, untuk pengiriman barang dari negara itu kita belum diizinkan. Sehingga realisasinya lama," kata Nahlil dalam Launching dan Diskusi buku Pandemi Corona: Virus Deglobalisasi Masa Depan Perekonomian Global dan Nasional, Senin (13/7).

Bahlil menambahkan, sepanjang triwulan I 2020, investasi telah menyerap 303.085 Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Adapun 5 besar negara investor terdiri dari Singapura senilai USD 2,723 juta atau 40,persen dari seluruh PMA. Kedua, China senilai USD 1,285 juta atau 18,9 persen. Ketiga, Hong Kong senilai USD 634 juta. Kemudian Jepang senilai USD 604 juta.

Kelima, Malaysia senilai USD 480 juta, serta lainnya sebesar USD 1.076 juta. (mdk/idr)

Baca juga:
BKPM Catat Potensi Investasi dari Relokasi Perusahaan Masuk RI Tembus Rp1.000 Triliun
Pandemi Tak Kunjung Usai, BKPM Kembali Revisi Target Investasi
Investasi Mangkrak Tembus Rp708 Triliun, Salah Satunya Disebabkan Hantu Berdasi
Perusahaan Elektronik Asal China Relokasi Pabrik Senilai Rp1,3 T ke Subang
BKPM Gandeng Angkasa Pura II Tawarkan 7 Proyek Pengembangan Bandara Senilai Rp16 T
Realisasi Investasi Hyundai Lampaui Target Meski di Tengah Pandemi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami