Bos BKPM Harap Kunjungan PM Yoshihide Suga Genjot Investasi Jepang di RI

Bos BKPM Harap Kunjungan PM Yoshihide Suga Genjot Investasi Jepang di RI
UANG | 23 Oktober 2020 13:21 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyoroti rendahnya realisasi investasi Jepang pada kuartal III tahun ini. Tercatat nilai investasi Jepang baru mencapai USD 0,9 miliar jauh di bawah Singapura dan China.

"Jepang ini mudah-mudahan dengan kehadiran Perdana Menteri (Yoshihide Suga) kemarin lebih memacu lagi investasinya," ujar dia dalam Konferensi Pers Virtual Realisasi Investasi Triwulan III 2020, Jumat (23/10).

Dia berharap kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19 akan membawa angin segar, yakni berupa adanya proyek investasi baru di dalam negeri. Apalagi, Indonesia mempunyai hubungan spesial dengan negeri sakura itu. Pun, hubungan bilateral antar kedua negara telah terjalin begitu lama.

"Dengan kehadiran perdana menteri kemarin, diharapkan lebih memacu lagi investasinya. Karena bagaimana pun, Jepang ini mitra yang lama dengan pemerintah. Juga punya hubungan historia sebelum Indonesia merdeka," tutupnya.

Baca Selanjutnya: Realisasi Investasi Kuartal III-2020...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami