Bos BKPM Pastikan Ada Investasi Masuk dari Relokasi Bisnis

Bos BKPM Pastikan Ada Investasi Masuk dari Relokasi Bisnis
UANG | 19 Juni 2020 17:16 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan segera ada investasi yang merupakan relokasi industri dari sejumlah negara. Dia menjelaskan, BKPM telah berkomunikasi dengan para investor dan sudah memastikan relokasi sejumlah investasi.

"Di BKPM sudah ada yang masuk, ada yang 60 persen, ada yang masih penjajakan. Tapi data saya akan berikan saat di-announce (diumumkan) Presiden, karena yang saya kerjakan akan saya lapor ke Presiden. Habis itu akan saya sampaikan," kata Bahlil di Jakarta, dikutip Antara, Jumat (19/6).

Seperti diketahui, pemerintah tengah mengincar peluang relokasi investasi sejumlah industri dari China. Pemerintah pun siap memfasilitasi dengan menawarkan ketersediaan kawasan industri yang terintegrasi.

Sebelumnya, pada 2017-2018 tidak ada satu pun investor yang melakukan relokasi industri dari China ke Tanah Air. Namun, kali ini keadaannya akan berbeda. "kali ini insya Allah lebih dari satu, dua, tiga, empat, lebih, insya Allah. Tapi, tunggu Pak Presiden yang akan sampaikan. Kami harus clear-kan dulu datanya," imbuhnya.

Untuk menarik relokasi industri tersebut, BKPM akan mengeluarkan sejumlah jurus, salah satunya untuk mengatasi masalah lahan. Bila memungkinkan, investor tak perlu membeli lahan untuk bisa berinvestasi di Indonesia melainkan hanya menyewa ke pemilik lahan.

"Sewa atau kerja sama saja. Kita mau bikin seperti Vietnam. Makanya negara hadir untuk beli dulu tanahnya. Atau kita ambil tanah BUMN, kemudian kita kerjasama dengan perusahaan karya, baru kemudian dikelola oleh kawasan industri sebagai kawasan industri," katanya.

Strategi itu diharapkan bisa menjadi solusi atas tingginya harga lahan di Tanah Air untuk kebutuhan investasi. Selain itu, jurus lain yang disiapkan adalah pemberian insentif sebagaimana arahan Presiden Jokowi agar ada insentif yang benar-benar membuat investor datang.

"Ketiga, itu rahasia. Kalau semua saya ungkap nanti bocor marketing negara," jelasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Modal Asing Masuk Indonesia per 15 Juni Capai USD 7,3 Miliar
Ekonom: Indonesia Berpeluang Tarik Investor Asing
TMF: Indonesia Paling Menyulitkan Pebisnis di 2020
Pemerintah Ingin Jadikan Indonesia Tujuan Investasi di Tengah Pandemi
Resmi Diluncurkan, ORI017 Dinilai Jadi Investasi Aman Saat Pandemi Corona
Ini Alasan Bunga ORI017 Ditetapkan 6,4 Persen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami