Bos BKPM: Yang Sengaja Persulit Produsen APD akan Kita Sikat

Bos BKPM: Yang Sengaja Persulit Produsen APD akan Kita Sikat
UANG | 5 April 2020 15:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan ke pabrik PT GA Indonesia di Bogor, Jawa Barat. Perusahaan sudah mendapat izin edar APD baju hazmat dan berjanji akan membantu pemenuhan baju hazmat yang diperlukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, dia mengatakan, pemerintah tidak akan tinggal diam jika ada pihak yang ingin menyulitkan industri Alat Pelindung Diri (APD) dalam mendapatkan bahan baku.

"Yang sengaja mempersusah produsen APD akan kita sikat. Mereka produksi saja sudah syukur sebab bahan baku yang berkualitas sangat langka," kata Bahlil saat berkunjung ke PT GA Indonesia, sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi, Minggu (5/4).

Dia menjelaskan, saat ini, negara-negara di seluruh dunia sedang berebut bahan baku produksi APD guna memproteksi masyarakatnya dari wabah corona. Bahkan, negara-negara maju juga sedang mengalami kelangkaan bahan baku tersebut, utamanya dari Korea Selatan dan China.

Sementara itu, untuk distribusi APD, pemerintah akan memprioritaskan untuk kebutuhan domestik dan akan disalurkan melalui rumah sakit di seluruh tanah air.

1 dari 1 halaman

PT GA Indonesia bersama dengan 5 perusahaan garmen Korea Selatan lainnya yang berlokasi di Jawa Barat tergabung dalam Yayasan Indonesia Korea Network (IKN) dan Korean Association Bandung. Konsorsium ini bekerja sama untuk mengejar percepatan pemenuhan kebutuhan baju APD bagi Indonesia.

Tanggal 3 April 2020, sebanyak 500 ribu item baju APD telah dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Kerja sama ini berjalan atas bantuan dan dukungan pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan yang mengizinkan pemakaian bahan baku Korea Selatan untuk membuat baju APD bagi Indonesia dan dengan cepat memberikan izin edar bagi produk tersebut.

Ke depannya jika bahan baku memadai, konsorsium dapat memproduksi hingga 100 ribu item per hari. "Kami berterima kasih atas respon yang cepat dari BKPM saat kami ajukan izin edar, sehingga izinnya langsung selesai dalam 1 jam. Kami siap tingkatkan produksi, asalkan bahan baku tersedia," ujar Direktur Utama PT GA Indonesia Song Sung Wook.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Penumpang Pakai APD 'Astronot' Bikin Heboh Warga di Bandara APT Pranoto Samarinda
Pemda DIY Dapat Bantuan 1.500 APD dan 7.500 Masker Bedah
Perempuan Golkar Donasi APD dan Alkes ke 6 Rumah Sakit untuk Tangani Corona
Pemerintah Akui APD yang Tersedia Tak Cukup Hadapi Penambahan Kasus Covid-19
Ironi Tenaga Medis Kekurangan APD, Lepas Praktik Langsung Produksi Pelindung Wajah
Persaingan Tingkat Dunia di Balik Penjualan Masker & APD untuk Hadapi Pandemi Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5