Bos-Bos Perusahaan Dunia Bantu Ekonomi Lebanon Usai Diterjang Ledakan Bak Bom Nuklir

Bos-Bos Perusahaan Dunia Bantu Ekonomi Lebanon Usai Diterjang Ledakan Bak Bom Nuklir
UANG | 30 September 2020 21:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Mantan bos Nissan, Carlos Ghosn, tengah meluncurkan program pelatihan berbisnis untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di negara asalnya, Lebanon. Saat ini Lebanon tengah menghadapi krisis ekonomi yang mengakibatkan inflasi, penurunan mata uang sampai pemadaman listrik.

Dilansir dari CNBC, Carlos mengaku berencana untuk melatih para wirausahawan, menawarkan pelatihan teknologi, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru sebagai bentuk kerja sama dengan Universitas Saint-Esprit de Kaslik (USEK) di Beirut Utara.

Adapun, Carlos akan berperan sebagai supervisi saat eksekutif internasional seperti Jaguar dan kepala eksekutif Land Rover Thierry Bollore dan mantan wakil ketua Goldman Sachs Ken Curtis mengajar. Mereka telah setuju untuk memberikan kursus pro bono atau secara cuma-cuma.

"Yang bisa dijadikan panutan oleh mereka adalah pengalaman, yang menurut saya adalah kebutuhan dasar seorang yang sukses dalam lingkungan yang sangat kompetitif," ucap Carlos.

Hal ini diumumkan oleh Carlos tepat 2 bulan setelah ledakan dahsyat mengguncang Beirut dan menambah kesengsaraan ekonomi negara. "Proyek ini saya hadirkan untuk menciptakan lapangan kerja bagi karyawan dan pebisnis di mana hal ini memungkinkan masyarakat juga ikut mengambil peran dalam memperbaiki negara," ujarnya.

Baca Selanjutnya: Pengajaran Dimulai Maret 2021...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami