Bos BTN Ungkap Alasan Sektor Perumahan Tetap Bertahan Selama Pandemi

Bos BTN Ungkap Alasan Sektor Perumahan Tetap Bertahan Selama Pandemi
UANG | 1 Desember 2020 13:04 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Direktur Utama Bank BTN, Pahala Nugraha Mansury mengatakan bisnis di sektor perumahan menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan di masa pandemi Covid-19. Perlambatan pertumbuhan permintaan pertumbuhan paling rendah terjadi di bulan April 2020 lalu. Namun pada bulan September, permintaan sudah kembali meningkat hingga 2,5 kali lipat.

"Di bulan April paling rendah, tetapi jumlah penyaluran kredit di September sudah naik 2,5 kali lipat," kata Pahala dalam Webinar Banking dan Financial Outlook 2021: How Banking Leaders Manage Strategy To Reborn From Crisis, Jakarta, Selasa (1/12).

Dia menjelaskan, tidak terganggunya bisnis perumahan lantaran selama ini pembeli rumah biasanya mereka yang memiliki pekerjaan tetap. Artinya target pasar sektor ini bukan pelaku wirausaha atau kalangan pelaku usaha UMKM>

Sehingga saat terjadinya krisis tidak begitu terganggu dengan adanya perlambatan ekonomi. "Sektor perumahan yang beli orang yang pendapatannya tidak berpengaruh dengan adanya kondisi ini," imbuhnya.

Pahala menilai BTN dalam hal ini terbilang beruntung karena 75 persen bisnis perusahaan berfokus kepada sektor perumahan. Meskipun pada April dan Mei, permintaan terhadap perumahan menjadi titik terendah sepanjang tahun 2020.

Baca Selanjutnya: Masa-masa pandemi ini juga dimanfaatkan...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami