Bos Bulog beberkan keuntungan pemberian KUR ke pengusaha penggilingan padi

UANG | 11 April 2018 13:12 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Pemerintah menggandeng himpunan bank negara (Himbara) untuk memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi). Proses kerja sama ini masih dimatangkan, termasuk skema penyaluran KUR yang akan digunakan nantinya.

Selain melibatkan Himbara, penyaluran KUR juga melibatkan Perum badan Urusan Logistik (Bulog). Keterlibatan Bulog dalam hal ini, untuk menyerap hasil panen Perpadi.

Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan, rencana pemberian KUR ini akan menguntungkan bagi berbagai pihak. Pertama, bagi Bulog hal ini akan memperbesar serapan pasokan beras.

"Apa keuntungan nya bagi Bulog, keuntungannya Bulog dipastikan memperoleh kepastian atau tambahan pasokan melalui penggilingan kecil itu," ujar Djarot di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/4).

Pihak kedua yang diuntungkan dengan adanya pemberian KUR ini adalah petani. Sebab, petani akan memperoleh kepastian hasil panennya diserap oleh Bulog dan memperoleh harga yang sesuai.

"Kalau dari teman-teman Perpadi ikut memperbesar serapan tentu harga di petani lebih baik. Teman-teman industri penggilingan, dengan menambah kapasitas dan revitalisasi yang ada tentu output dan outside nya lebih baik," jelasnya.

Kemudian, bagi perbankan hal ini akan memperluas ruang penyaluran KUR. "Perbankan bukan diwajibkan atau menjadi ancaman. Dengan adanya itu semua kan, berarti teman perbankan membuka ruang baru utamanya bagi sektor pertanian," jelasnya.

Djarot menambahkan, skema pemberian KUR tersebut akan diselesaikan dalam seminggu ke depan. Skema ini akan dipastikan menguntungkan bagi semua pihak baik perbankan maupun Perpadi sebagai pengguna.

"Pak Menko (Darmin Nasution) janji dalam seminggu sidah disiapkan skemanya, skema yang apa? Skema yang tidak kaku. Yang bisa diterima dari sisi keamanan teman teman bank dan bisa diterima teman teman pengguna atau Perpadi," tandasnya. (mdk/idr)


Menko Darmin beberkan keuntungan pengucuran KUR ke sektor penggilingan padi
Pemerintah siapkan KUR Rp 10,6 triliun khusus untuk revitalisasi penggilingan padi
Per Februari, BRI salurkan dana KUR sebesar Rp 13,8 T pada 680.000 debitur
2017, Bank Mandiri beri kredit Rp 141 T untuk proyek tol hingga pembangkit listrik
Sri Mulyani siap berikan kredit usaha mikro Rp 3,25 triliun di 2018

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.