Bos Bulog Curhat soal Sopir Truk Enggan Angkut Bahan Pangan saat Covid-19

Bos Bulog Curhat soal Sopir Truk Enggan Angkut Bahan Pangan saat Covid-19
Budi Waseso. ©2016 merdeka.com/mappesona
UANG | 9 April 2020 19:39 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso. Rapat yang berlangsung secara virtual tersebut membahas cadangan beras pemerintah dan ketersediaan pangan dalam rangka menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 serta persiapan Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2020.

Kepada anggota parlemen, Budi Waseso mengakui salah satu tantangan yang dihadapi Bulog ketika merebaknya Covid-19, yakni distribusi bahan pangan ke daerah-daerah. Dia mengakui, distribusi bahan pangan sempat terhambat gara-gara merebaknya Covid-19.

Sebagai contoh, distribusi gula ke Aceh yang sempat terhambat yang disebabkan para pengemudi angkutan logistik yang enggan mengantarkan gula yang hendak disalurkan Bulog.

"Ada kesulitan yang kami alami. Bagaimana sekarang terjadi di Aceh yang lambat. Karena memang satu sisi angkutan agak sulit dikarenakan sekarang berkaitan dengan covid-19 banyak sopir truk angkutan sudah diliburkan bahkan tidak mau menyopir atau membawa kendaraan untuk mengangkut gula-gula itu sehingga ada sedikit keterlambatan,” kata dia, Kamis (9/4).

Keadaan ini, kata dia dapat dimaklumi. Masyarakat, terutama para pengemudi tentu mempertimbangkan sejumlah hal, seperti aspek kesehatan dan aspek keamanan dalam perjalanan mengantar bahan pangan.

"Memang situasi dan kondisinya sekarang masyarakat sedikit ketakutan, khususnya pengemudi-pengemudi ini," ujar dia.

Baca Selanjutnya: Gandeng TNI...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami