Bos Bulog Pastikan Pecat Pegawai dan Pejabatnya yang Selewengkan Program BPNT

UANG | 20 September 2019 11:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas menyatakan, pihaknya terus berupaya membongkar tindak kejahatan dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang merugikan masyarakat penerima beras miskin (raskin).

Adapun Perum Bulog saat ini tengah menyelidiki beberapa kejahatan yang dilakukan penyalur BPNT, seperti memberikan beras kepada penerima bantuan yang tidak sesuai harganya.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri ini menegaskan, dirinya bahkan tak segan untuk memutus karir pegawai Bulog yang ikut terlibat mempermainkan BNPT.

"Pasti (dipecat). Tidak usah dipecat, kalau perlu kita bunuh. Bunuh karirnya maksudnya ya," seru Buwas di Kantornya, Jakarta, Jumat (20/9).

Buwas mengatakan, tim satuan petugas (satgas) pangan kini siap berkoordinasi dengan semua pihak dalam proses penyidikan kasus ini. "Nanti saya sedang koordinasikan dengan satgas pangan. Setelah kita nanti paparkan ke semuanya, keseluruhannya nanti akan disikapi oleh satgas pangan terserah nanti dari kepolisian sendiri," ujar dia.

"Kalau itu mau kerjasama sama kejaksaan sama KPL ya silahkan, karena saya yakin ini akan larinya ke atas karena ini pasti ada kebijakan," dia menambahkan.

Saat dimintai keterangan terkait pihak atas yang dimaksud, Buwas masih belum mau menduga-duga sebelum itu menjadi jelas dari hasil proses penyidikan.

"Penyidikan itu proses ya. Pembuktian, arahnya ke mana, kita lihat saja nanti. Karena kan tidak mungkin seorang bawahan (Bulog) berani berbuat tanpa ada hubungannya dengan yang lebih atasnya," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Bulog Jual Beras Premium Rp 20.000 per Kg Online, Bisa Dimasak Tanpa Harus Cuci
VIDEO: Indonesia Tak Impor Beras Hingga 2020
Bulog Pesimistis Impor Daging Sapi Brasil Bisa Dilakukan Tahun ini
Budi Waseso: Tak Ada Impor Beras Hingga 2020
Bos Bulog Budi Waseso Marah dan Bongkar Mafia Penyaluran BPNT
Stok Beras 2,5 Juta, Menteri Amran Tegaskan Cukup Penuhi Kebutuhan Hingga Akhir Tahun
Stok Beras Bulog Solo Capai 36.700 Ton, Cukup Untuk 2 Tahun

(mdk/bim)