Bos Garuda Indonesia: Kita Tak PHK Pilot tapi Percepatan Kontrak

Bos Garuda Indonesia: Kita Tak PHK Pilot tapi Percepatan Kontrak
Garuda Indonesia. ©2014 merdeka.com/arie basuki
EKONOMI | 5 Juni 2020 12:49 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menegaskan bahwa pihaknya selalu mencari jalan keluar atas permasalahan tenaga kerja sebelum memutuskan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah pandemi Corona.

Dirinya turut mengklarifikasi soal percepatan penyelesaian kontrak karyawan Garuda. Menurut Irfan, langkah percepatan itu bukan PHK.

"PHK jadi opsi paling akhir di Garuda. Selama masih ada cara menyelamatkan kita akan lakukan. Yang kita lakukan adalah percepatan kontrak, yang banyak disebut sebagai PHK, itu bukan PHK," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Jumat (5/6).

Irfan menegaskan Garuda akan terus bertahan dan survive dalam kondisi saat ini. Dirinya membandingkan kondisi Garuda Indonesia dengan industri penerbangan yang kolaps dengan melakukan PHK dan deklarasi bangkrut.

"Kami pastikan Garuda Indonesia tetap survive dalam kondisi ini. Garuda bukan perusahaan unik di industri ini, di negara lain banyak penerbangan yang PHK dan deklarasi bangkrut seperti Thai Airways," paparnya.

Baca Selanjutnya: Penyelamatan Industri Penerbanga...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami