Bos OJK Beberkan PR Besar Indonesia untuk Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia

Bos OJK Beberkan PR Besar Indonesia untuk Jadi Pusat Keuangan Syariah Dunia
UANG | 17 September 2020 17:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyebut bahwa Indonesia berpotensi jadi pusat keuangan atau ekonomi syariah dunia. Beberapa modal sudah dimiliki, seperti populasi masyarakat muslim terbesar dunia, hingga produk-produk berbasis syariah yang kini marak bertebaran.

Namun, Wimboh menyatakan, cita-cita tersebut bisa terwujud jika ada beberapa hal. Pertama, bagaimana pelaku ekonomi di Tanah Air bisa menciptakan ekosistem syariah yang lengkap.

"Jadi kita selama ini memulai di sektor keuangan. Tapi sektor keuangan tidak cukup sehingga harus ada bagaimana ekosistem lain. Bagaimana nasabahnya dari segi demand. Bagaimana aktivitas ekonominya, supporting informasi, lembaga pendukung lain," paparnya dalam sesi webinar, Kamis (17/9).

Menurut dia, Indonesia sebenarnya telah punya ekosistem syariah cukup lengkap, namun harus lebih diberdayakan. Seperti masjid, pesantren, lembaga keuangan, amil zakat, hingga market place syariah.

"Sehingga saya sebagai ketua MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) mempunyai tanggung jawab moral bagaimana ini terhubung dengan baik, sehingga jadi ekosistem kuat untuk mendukung optimalisasi hadirnya keuangan syariah. Selama ini hanya bolak-balik lembaga yang diutek-utek, bolak-balik SDM di bank syariah, non-bank syariah, pasar modal syariah. Bolak-balik produknya, tapi sebenarnya ekosistemnya tidak pernah kita sentuh," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: Hal Lain yang Disoroti...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami