Bos OJK: Ekonomi Domestik Kekuatan Indonesia Lawan Dampak Covid-19

Bos OJK: Ekonomi Domestik Kekuatan Indonesia Lawan Dampak Covid-19
Ketua OJK Wimboh Santoso. ©2017 merdeka.com/idris
UANG | 19 November 2020 14:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Indonesia menjadi satu dari sekian negara yang terkena imbas pandemi Covid-19. Ekonomi Indonesia sempat tumbuh negatif atau minus 5,32 persen pada kuartal II 2020. Meskipun pertumbuhan berangsur membaik, di kuartal III ekonomi tercatat masih minus 3,49 persen.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, ekonomi Indonesia lebih resilient dalam menghadapi dampak pandemi karena memiliki kekuatan di sektor domestik.

"Kata orang Jawa, Indonesia ini masih ada untungnya. Indonesia ini island country, penduduknya besar. Lebih didukung ekonomi domestik, permintaan domestik. Ada ekspor impor cuma tidak begitu besar dibandingkan negara yang open economy," kata Wimboh dalam tayangan virtual OJK Mengajar, Kamis (19/11).

Wimboh menjelaskan, 20 persen porsi ekspor negara-negara ASEAN ke Amerika Serikat berasal dari Malaysia. Ketika AS terkena Covid-19, otomatis nilai ekspor tersebut turun dan berdampak ke ekonomi Malaysia itu sendiri.

Namun, Indonesia didukung oleh permintaan domestik dari kurang lebih 270 juta penduduk yang masih membutuhkan kebutuhan primer (sandang, pangan, papan) sehingga hal ini tidak terganggu oleh Covid-19. Kendati, sektor pariwisata dan perhotelan memang langsung terkena dampak hebatnya.

"Yang keganggu itu yang nggak bisa fine dining, nginap di hotel mewah, dan itu kan bukan kebutuhan primer. Jadi masih terjaga. Memang ekspor impor terganggu, tapi karena kita nggak significantly didukung itu, jadi nggak terdampak begitu besar," katanya.

Wimboh mengatakan, ekonomi Indonesia akan lebih cepat bangkit didukung dari ekonomi masing-masing daerah. Hal ini karena ekonomi daerah memiliki potensi yang dapat dikembangkan.

"Terutama melalui UMKM-UMKM, kita buat kebijakannya mendorong sektor UMKM," ujarnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Bos OJK: Layanan Sektor Keuangan Tak Aman dan Nyaman, Silakan Lapor
Integrasi Pengawasan Sektor Keuangan Jadi Spirit Dibentuknya OJK
Diharapkan Bisa Jadi Pemenang, Ini 6 Program Unggulan Sumut di TPAKD Award 2020
OJK Institute: Prospek Neobank di Indonesia Sangat Menjanjikan
OJK Ingatkan Masyarakat Disiplin Jaga Data Pribadi, Jangan Umbar di Internet

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami