Bos OJK: Layanan Sektor Keuangan Tak Aman dan Nyaman, Silakan Lapor

Bos OJK: Layanan Sektor Keuangan Tak Aman dan Nyaman, Silakan Lapor
Ketua Dewan Komisoner OJK Wimboh Santoso. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra
UANG | 19 November 2020 12:09 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan regulasi hingga roadmap pengawasan industri perbankan, non bank hingga asuransi dalam satu master plan agar layanan yang diberikan kepada masyarakat bisa aman dan nyaman.

"Namun, semua tidak 100 persen sempurna. Pasti ada, yang namanya manusia, pengurusnya nakal, lalu nasabahnya tidak paham, ada juga yang mungkin pure masalah bisnis, itu hal biasa," kata Wimboh dalam paparannya kepada mahasiswa secara virtual di acara OJK Mengajar, Kamis (19/11).

Oleh karenanya, dia meminta masyarakat yang memiliki keluhan soal layanan sektor keuangan untuk melaporkan hal-hal tersebut kepada OJK. Wimboh bilang, memang ada sebagian kecil industri keuangan yang tersandung masalah yang berkaitan dengan perlindungan konsumen.

"Kita sampaikan 110 bank, (lembaga) asuransi hampir 200, itu jumlah yang jadi perhatian kita. Tidak banyak, dan bisa kita selesaikan," imbuhnya.

Apalagi, selain memberi pengawasan, OJK juga memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat supaya bisa menggunakan jasa keuangan dengan baik dan mendapat manfaat yang sesuai. "Jadi kalau tidak aman dan nyaman, silakan lapor ke OJK," jelasnya.

Dia juga menekankan, pengawasan terintegrasi yang dilakukan OJK bertujuan agar lembaga di sektor keuangan bisa menjalankan tugasnya dengan baik. "Ini adalah spirit itu (pembentukan OJK), karena dengan terintegrasi maka (lembaga keuangan) bisa menjalankan tugasnya dengan baik," ujarnya.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Integrasi Pengawasan Sektor Keuangan Jadi Spirit Dibentuknya OJK
Diharapkan Bisa Jadi Pemenang, Ini 6 Program Unggulan Sumut di TPAKD Award 2020
OJK Institute: Prospek Neobank di Indonesia Sangat Menjanjikan
OJK Ingatkan Masyarakat Disiplin Jaga Data Pribadi, Jangan Umbar di Internet
Hingga 22 September, OJK Temukan 3.224 Iklan Jasa Keuangan yang Melanggar
OJK Sebut Data Debitur Fintech akan Bergabung di SLIK

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami