Bos OJK: Proses Pengajuan Penangguhan Cicilan Kredit Sebaiknya Dilakukan Online

Bos OJK: Proses Pengajuan Penangguhan Cicilan Kredit Sebaiknya Dilakukan Online
UANG | 6 April 2020 20:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau nasabah yang akan melakukan pengajuan penangguhan cicilan dilakukan melalui daring atau online. Ini perlu dilakukan untuk menerapkan social distancing guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya akan terus mengomunikasikan kepada perbankan hingga kantor cabang di daerah agar proses restrukturisasi dilakukan dengan lancar tanpa nasabah harus datang ke kantor cabang.

"Prosesnya bisa online, tidak perlu ke lapangan, di lapangan akan kami komunikasikan terus. Perbankan menyatakan komit, tinggal dikomunikasikan ke daerah," jelas Wimboh.

Sejalan dengan pernyataan Gubernur BI, Perry Warjiyo yang menyatakan sistem pembayaran baik tunai maupun non-tunai masih berjalan lancar, bahkan cukup tinggi selama pandemi.

"Pertumbuhan Uang Elektronik (UE) cukup tinggi, menunjukkan preferensi masyarakat ke ekonomi dan keuangan digital. Pemenuhan kebutuhan uang tunai masyarakat juga berjalan lancar," kata Perry dalam kesempatan yang sama.

Sebelumnya, OJK merilis kebijakan kontrasiklus OJK melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Dalam kebijakan tersebut, OJK akan memberikan keringanan penundaan cicilan pembayaran kredit bagi nasabah terdampak COVID-19 dengan plafon kredit kurang maupun lebih dari Rp10 miliar maksimal setahun. (mdk/idr)

Baca juga:
OJK Banyak Terima Laporan Masyarakat soal Penagihan Cicilan oleh Debt Collector
OJK Pantau Likuiditas Perbankan di Tengah Pandemi Corona
OJK: Keringanan Pembayaran Cicilan Tak Otomatis Diberikan Leasing
OJK Minta Gojek dan Grab Laporkan Data Drivernya Permudah Proses Keringanan Cicilan
OJK Sebut 33 Emiten Lakukan Buyback Saham

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami