Bos Pertamina Bongkar Alasan Putus Kerja Sama dengan Saudi Aramco

Bos Pertamina Bongkar Alasan Putus Kerja Sama dengan Saudi Aramco
UANG | 29 Juni 2020 17:19 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati membeberkan alasan perusahaan membatalkan kerja sama dengan raksasa energi asal Arab Saudi, Saudi Aramco dalam pembangunan proyek kilang di Cilacap, Jawa Tengah.

Nicke menjelaskan, terdapat perbedaan valuasi nilai proyek antara Pertamina dengan Aramco.

"Jadi permasalahannya dari perbedaan valuasi. Bagaimana valuasi menilai dari eksisting kilang Cilacap ini ada perbedaan harga USD 1,1 miliar. Itu kalau dibandingkan dengan nilai buku, itu kan aset BUMN," ungkap Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (29/6).

Nicke melanjutkan, karena perbedaan valuasi itu, di mana harga yang ditetapkan Aramco lebih rendah, tentu kerja sama ini akan merugikan Pertamina.

"Jadi itu tidak mungkin kita bisa lepas karena di bawah nilai buku yang angkanya sebesar itu tentu akan bahaya. Oleh karena itu kita sepakat untuk tidak sepakat. Jadi kita putus pisah baik-baik di akhir April," lanjutnya.

Baca Selanjutnya: Dilirik Banyak Investor...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami