Bos Pertamina Buka-bukaan Dampak Parah Pandemi Corona pada Perusahaan

Bos Pertamina Buka-bukaan Dampak Parah Pandemi Corona pada Perusahaan
UANG » MAKASSAR | 29 Juni 2020 14:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati buka-bukaan soal dampak pandemi Corona yang menimpa bisnis BUMN energi pimpinannya.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Nicke membeberkan bahwa bisnisnya tengah terhantam triple shock akibat krisis corona, mulai dari penurunan penjualan hingga pendapatan.

"Pertama, penurunan sales Pertamina terjadi secara signifikan. Sampai dengan kemarin, penurunan kita hampir mencapai 25 persen secara nasional, dan untuk daerah yang PSBB, penurunannya bisa sampai 50 persen, seperti DKI Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan. Ini penurunan luar biasa," papar Nicke kepada pimpinan dan anggota Komisi VI DPR.

Secara nasional, penurunan penjualan diperkirakan mencapai hampir 25 persen dan diperkirakan mencapai hingga 26 persen pada akhir tahun.

Lalu yang kedua ialah gangguan fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS atau USD. Skenario terburuknya, nilai tukar rupiah bisa mencapai Rp20.000 per USD.

"Lalu yang terakhir ialah fluktuasi harga minyak karena sangat dipengaruhi oleh supply demand. Dengan pemangkasan yang disepakati oleh negara OPEC plus, tentu ini juga akan berpengaruh," jelas Nicke.

Baca Selanjutnya: Pengaruhi Arus Kas...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami