BPJamsostek Pastikan Tak Investasi di Saham Gorengan

BPJamsostek Pastikan Tak Investasi di Saham Gorengan
UANG | 14 Januari 2020 13:10 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Amran Nasution, mengakui menginvestasikan dana kelolaannya. Portofolio investasi BPJamsostek antara lain surat berharga negara (SBN), obligasi, dan saham.

Namun, dia memastikan saham yang dimaksud bukan saham gorengan seperti yang banyak dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bermasalah.

"Saham 18 persen. Tapi kita LQ45 semua. Kalaupun tidak LQ45, dulu dia LQ lalu keluar. Contoh, kita ada Garuda kecil, terus terang dikit. Karena BUMN kan. Dulu dia LQ sekarang sudah tidak, keluar. Itu jumlahnya 1,89 persen," jelas Amran di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (14/1).

Amran menambahkan portofolio investasi saham BPJamsostek hanya di saham-saham liquid atau anggota LQ45. "Saham kita LQ45. Full LQ45. Jadi kita tidak mau main yang goreng-gorengan. Memang pada saat untung, untung sesaat, tapi pada saat rugi, kayak begini," sambungnya.

1 dari 1 halaman

BPJamsostek Investasikan Rp431 Triliun Sepanjang 2019

rp431 triliun sepanjang 2019 rev10

Amran dana investasi perusahaan tersebut pada 2019 sebesar Rp431 triliun. Sebagian besar dana BPJamsostek tersebut diinvestasikan ke Surat Berharga Negara (SBN) dan sisanya ke obligasi.

"58 persen SBN nya. Kan ada obligasi BUMN, private. Nah itu total 62 persen. Tambah deposito 10 persen jadi ada 72 persen BPJamsostek itu fixed income. Tidak terkait dengan gonjang-ganjing index," ujar Amran.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan menargetkan meraup untung dari realisasi investasi sebesar Rp36 triliun, namun baru terealisasi sebesar Rp30 triliun. Target tidak tercapai karena target indeks saham tahun lalu direvisi dari 7300 menjadi 6299.

"Sudah keluar tapi masih bergerak. Insha Allah Rp30 triliun. Targetnya Rp36 triliun. Tidak tercapainya bukan karena apa. Tapi memang karena kondisi index kita mempunyai asumsi pada saat itu 7300. Sekarang cuma 6299 tutupnya," jelasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Menaker: Manfaat BPJamsostek Bertambah Tanpa Ada Kenaikan Iuran
Ada Fasilitas Tunjangan Korban PHK, Iuran Peserta BPJS Ketenagakerjaan Tak Bertambah
5 Fakta Seru dalam Seminggu, Mulai Bea Impor USD 3 Sampai Penutupan IndoXXI
Aturan Baru BPJamsostek, Korban PHK Bakal Dapat Tunjangan Selama 6 Bulan
Pemerintah Harap Rumah Murah BPJamsostek untuk Buruh Mulai Dibangun 2020
BPJamsostek Ungkap Sanksi Jika Perusahaan Tak Daftarkan Karyawan Jadi Peserta BPJSTK
BPJS Ketenagakerjaan Baru Jangkau 53 Juta Pekerja

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5