BPJT Harap Layanan Transaksi Tol Tanpa Sentuh Bisa Diterapkan di 2022

BPJT Harap Layanan Transaksi Tol Tanpa Sentuh Bisa Diterapkan di 2022
UANG | 18 September 2020 19:25 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap penerapan layanan transaksi tol nirsentuh atau Multi Lane Free Flow (MLFF) bisa dimulai pada 2022. Ini merupakan bagian dari pentahapan transaksi nontunai yang sepenuhnya telah diterapkan di jalan tol sejak Oktober 2017.

"Tahap berikutnya adalah Multi Lane Free Flow yang kami harapkan awal 2022 sudah mulai berjalan," ujar Plh. Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR, Mahbullah Nurdin dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Transaksi non-tunai seperti MLFF ini mengacu pada Peraturan Menteri PUPR No.16/2017 tentang Transaksi Tol Nontunai, memberikan pelayanan yang efektif dan efisien serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna, termasuk yang berkaitan dengan transaksi nontunai.

Dengan layanan nirsentuh tersebut, pengguna jalan tol tidak perlu mengeluarkan dan mentapping kartu E-toll di gerbang transaksi. Tujuan dari transaksi MLFF ini antara lain meminimalkan kerugian akibat antrian di gerbang tol, meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan tol, dan meningkatkan sistem transaksi tol.

"Inilah pentingnya kita memodernisasi dan membuat inovasi ke depannya, sehingga pengguna jalan tol lebih dilayani dengan sebaik mungkin," imbuhnya.

Dia juga menambahkan bahwa saat ini proyek MLFF dalam proses tender atau lelang pada September tahun ini. "Untuk MLFF ini kita sekarang sudah dalam tahap tender pada September 2020, dan kita berharap akhir Desember 2020 sudah ketahuan pemenangnya, sudah ketahuan Badan Usaha Pelaksananya (BUP)," katanya. (mdk/azz)

Baca juga:
PT PII Beri Jaminan Pembangunan Proyek Jalan Tol Solo–Yogyakarta
Pengerjaan Enam Ruas Tol Dalam Kota
Jalan Tol Serpong-Cinere Target Selesai Dibangun di 2021
Telepon Menko Luhut, Tesla Minat Investasi Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia
Per Kuartal III 2020, Investasi Tol di Indonesia Capai Rp 53 Triliun
Tol Solo-Yogyakarta Mulai Dibangun Oktober 2020

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami