BPJT Sebut Operasional 1.852 Km Jalan Tol Baru Bisa Tercapai April 2020

BPJT Sebut Operasional 1.852 Km Jalan Tol Baru Bisa Tercapai April 2020
Tol Trans Sumatera. Istimewa ©2018 Merdeka.com
EKONOMI | 29 Oktober 2019 16:01 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kepala Badan Pembangunan Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit meragukan target pembangunan jalan tol hingga akhir 2019 bisa mencapai 1.852 km. Tambahan jalan tol yang bisa terbangun untuk kemudian beroperasi hingga akhir tahun hanya sekitar 1.500 km.

"Kalau lihat pengalaman 5 tahun lalu dengan nilai kontrak investasi sampai dengan Rp 500 triliun. Itu dengan target sebenarnya 1.852 km. Tapi delivery kita sampai kuartal IV (2019) diperkirakan 1.500 km," jelasnya di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (29/10).

Pemerintah di era Kabinet Kerja Joko Widodo (Jokowi) periode 2014-2019 mulanya menargetkan pembangunan jalan tol sepanjang 1.060 km. Target tersebut kemudian berubah menjadi 1.852 km, dengan proyeksi minimal hingga akhir 2019 mencapai 1.500 km.

Danang memperkirakan, target pembangunan 1.852 km tol baru dapat terealisasi antara Maret hingga April 2020 mendatang. "1.852 km itu kita perkirakan ada mundur satu kuartal, kira-kira di akhir bulan Maret atau bulan April (2020), itu total 1.852 km tercapai," ujar dia.

Dia melanjutkan, jika terbangun 1.500 jalan tol baru, maka total jalur bebas hambatan yang dapat beroperasi hingga akhir tahun nanti mencapai sekitar 2.200 km.

"Kalau lihat historis, kita puluhan tahun hanya sampai 700 km. Sehingga menurut saya suatu prestasi luar biasa dicapai 5 tahun ini dengan membangun 1.500 km," tukas Danang.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Tol Terbanggi Besar di Sumatera Beroperasi Akhir Tahun Ini
Siap-Siap, Tarif Tol Jakarta-Tangerang Naik Rp500-Rp2.000 per 2 November
Nilai Investasi Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Capai Rp30 Triliun
Uang Elektronik Tol Bakal Terhubung Kartu Debit dan Kredit di 2020
Jasa Marga Optimis Tol Manado - Bitung Rampung 2020
Penusuk Menko Wiranto Pindah ke Pandeglang Karena Rumahnya di Medan Kena Gusur

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami