BPS Catat Ekspor RI di Maret 2019 Naik 11,71 Persen

UANG | 15 April 2019 12:26 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai ekspor Indonesia pada Maret 2019 mencapai USD 14,03 miliar. Angka ini mengalami kenaikan 11,71 persen secara month to month (mtm) jika dibandingkan dengan Februari 2019 sebesar USD 12,56 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meski terjadi kenaikan, namun jika dibandingkan dengan ekspor pada Maret 2018 yang mencapai USD 15,59 miliar terjadi penurunan sebesar 10,01 secara year on year.

"Nilai ekspor Maret 2019 utamanya dipicu kenaikan ekspor non migas, sedangkan ekspor migas mengalami penurunan," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di Gedung Pusat BPS, Jakarta, Sabtu (15/4).

Suhariyanto merinci laju ekspor migas di Maret 2019 mengalami penurunan 1,57 penurunan. Di mana dari USD 1,1 miliar di Februari menjadi USD 1,09 miliar pada Maret tahun ini. "Di sektor migas terjadi penurunan ekspor karena nilai minyak mentah dan hasil minyak yang turun, sementara gas mengalami kenaikan," jelasnya.

Komoditas non migas mengalami kenaikan sebesar 13 persen. Di mana menjadi USD 21,93 miliar di Maret dari bulan sebelumnya yang USD 11,45 miliar.

Komoditas non migas yang mengalami kenaikan ekspor tertinggi yakni bahan bakar mineral sebesar USD 401,4 juta, besi dan baja USD 186,7 juta, lalu bijih, kerak dan abu logam USD 162,9 juta, kertas dan karton USD 69,9 juta, serta bahan kimia organik USD 69,9 juta.

Sedangkan penurunan ekspor non migas terendah yakni perhiasan/permata sebesar USD 31,8 juta, ampas/sisa industri makanan USD 27,3 juta, benda-benda dari besi dan baja USD 9,6 juta, lokomotif peralatan kereta api USD 8,2 juta, serta garam, belerang, kapur USD 6,2 juta.

Baca juga:
Maret 2019, Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD 0,54 Miliar
Jokowi Soal Defisit Neraca Perdagangan: Impor Petrochemical Terbesar
Mendag Enggar Larang Pengusaha Ekspor Rotan Mentah
Bantah Mendag, Menko Darmin Sebut Impor Bawang Putih Tetap Jalan
Ditolak Uni Eropa, Pemerintah Cari Pasar Kelapa Sawit Baru Hingga ke Afrika
164 Tank Harimau Buatan Pindad Bakal Dibeli 2 Negara di Asia

(mdk/azz)