BPS Catat Harga Emas Naik 3,98 Persen dalam Satu Bulan

UANG | 2 September 2019 14:51 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) turut menanggapi pergerakan harga emas yang belakangan ini terus meningkat. Seperti diketahui beberapa bulan terakhir harga emas per gramnya masih bertengger di lever sekitar Rp750.000 ke atas.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, dalam beberapa hari ini memang harga emas terus mengalami kenaikan. Jika dibandingkan dari bulan lalu saja kenaikan harga emas tercatat mencapai 3,98 persen.

"Dari bulan lalu harga emas naik 3,98 persen," kata Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Senin (2/9).

Dia mengatakan, kenaikan harga emas cukup berpengaruh terhadap inflasi bulan Agustus 2019. Di mana inflasi secara nasional tercatat sebesar 0,12 persen. Salah satunya disebabkan oleh kenaikan harga emas.

"Komoditas yang dominan andil inflasi adalah emas perhiasan 0,05 persen. Jadi emas sendiri andilnya sudah sebesar 0,05 persen," jelasnya

Sebagai informasi, harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp5.000 pada perdagangan hari ini, Senin (2/9) menjadi Rp768.000 per gram dari perdagangan minggu lalu di Rp763.000 per gram. Harga emas sempat menembus harga tertinggi di posisi Rp774.000 per gram pada Senin (26/8).

Dikutip laman logammulia.com, emas dijual mulai ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram. Sementara itu, harga jual kembali emas Antam atau buyback juga naik Rp5.000 menjadi Rp695.000 per gram.

Baca juga:
Harga Cabai dan Emas Jadi Penyumbang Inflasi Agustus 2019
Awal Pekan, Harga Emas Naik Rp5.000 Menjadi Rp768.000 per Gram
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp3.000 jadi Rp763.000 per Gram
Harga Emas Jelang Akhir Pekan Turun Rp5.000 Menjadi Rp766.000 per Gram
Harga Emas Antam Melemah Rp1.000 Menjadi Rp771.000 per Gram
Harga Emas Antam Kembali Naik Jadi Rp772.000 per Gram

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT