BPS: Harga Beras Turun Jelang Puncak Musim Panen

UANG | 1 Maret 2019 13:24 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani turun 4,46 persen. Sedangkan harga beras medium di penggilingan turun 1,04 persen.

Selama Februari 2019, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp 5.114 per Kg, sedangkan untuk beras harga rata-rata di tingkat penggilingan Rp 10.008 per Kg, semua turun dibanding bulan sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti mengatakan, penurunan harga gabah kering terjadi karena biasanya petani mengalami puncak panen pada bulan Maret.

"Biasanya Januari itu belum panen. Februari sudah mulai, puncaknya di Maret dan April. Itu transisinya begitu. Makanya nanti bulan depan mungkin naik lagi," ungkap Yunita di Kantor Pusat BPS, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).

Penurunan harga gabah dan beras menjadi andil dalam penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional. Tercatat NTP turun sebesar 0,37 persen menjadi 102,94 dibanding bulan sebelumnya.

Penurunan ini dipengaruhi oleh 2 dari 5 subsektor pertanian yang juga alami penurunan NTP, yaitu Subsektor Tanaman Pangan (0,80 persen) dan Subsektor Tanaman Hortikultura (1,47 persen).

Reporter: Atikah

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Indonesia Kembali Lakukan Penjajakan Ekspor Beras Ke Malaysia
Pedagang di Samarinda Ganti Kemasan dan Merek Dagang Beras Bulog
Cerita Moeldoko Sempat Menentang Keras Impor Beras
Dugaan Mantan Dirut Bulog soal Beras Turun Mutu 6.000 Ton
Peternak: Beras Busuk Bukan Pakan yang Tepat
Distribusi Tak Lancar Diduga Jadi Penyebab Menumpuknya Beras Busuk

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.