BRI Buat Klaster Madu Lanceng di Gunungkidul Makin Kencang Berkembang

BRI Buat Klaster Madu Lanceng di Gunungkidul Makin Kencang Berkembang
Ilustrasi lebah. ©shutterstock.com/Tischenko Irina
EKONOMI | 17 Juni 2021 13:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Warga di Desa Katongan, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul sudah lama membudidayakan Lebah Lanceng. Lebah Lanceng adalah sejenis lebah berukuran kecil yang tidak menyengat (Trigona Sp,) dan dapat menghasilkan madu dengan citarasa yang lebih masam dibanding madu biasa.

Saat ini komunitas yang menaungi petani penghasil Madu Lanceng di dusun Kantongan, Ngiplar, Gunung Kidul ini sudah beranggotakan 40 petani madu. Madu Lanceng yang memiliki citarasa asam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti antioksidan, antibakteri dan antiperadangan.

Namun selama ini pemasaran yang dilakukan oleh warga dan komunitas petani Madu Lanceng ini belum cukup maksimal.

Bank Rakyat Indonesia pun hadir untuk memberikan dukungan bagi klaster petani Madu Lanceng ini. BRI memberikan bantuan modal untuk para petani Madu Lanceng tersebut agar bisa semakin berkembang.

"Untuk madu lanceng support BRI terhadap klaster tersebut melalui BRI Unit Nglipar Kantor Cabang Wonosari. Beberapa support dari BRI dimulai dari fasilitas pinjaman modal kerja bagi para penyuplai plasma hingga payment ekosistem," ujar Assistant Vice President Transaction Banking BRI, Roby F Sastraatmadja.

Menurut Roby F Sastraatmadja klaster Madu Lanceng selama ini kurang dalam hal pengembangan produk. BRI pn turun tangan dengan memberikan pendampingan kepada petani madu agar produk yang dihasilkan lebih berkualitas dengan memberikan pendampingan dari sisi pengembangan produk.

"Dari sisi pengembangan produk misalnya untuk dapat memperoleh sertifikasi maka perlu memenuhi standar hygienis. Untuk selanjutnya kita akan melakukan business matching untuk membantu dari sisi penjualan," ujarnya.

(mdk/hhw)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami