BRI Dorong Batik TSP Wonogiri Masuk Mal dan Online

BRI Dorong Batik TSP Wonogiri Masuk Mal dan Online
ILustrasi Membatik. ©2021 Merdeka.com/Dika Sinatra
EKONOMI | 17 Juni 2021 13:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Batik menjadi salah satu kekuatan budaya yang dimiliki asli Indonesia untuk dunia. Tak heran, mengingat UNESCO telah mengakui bahwa batik merupakan warisan budaya dunia yang dimiliki Ibu Pertiwi.

Batik di Indonesia sendiri beragam. Berbagai daerah punya kekhasan tersendiri, mulai dari Solo hingga Tarakan di Kalimantan Utara. Kehadirannya terus meningkat sejalan dengan upaya melegendakan warisan Indonesia tersebut.

Salah satu batik yang terkenal ialah Batik Tari Sumarno Putri (TSP). Berasal dari Desa Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, batik ini melegenda. Usianya tidak lagi muda. Nama Sumarno sendiri merupakan pendiri dari Batik Soemarnan yang yang diproduksi batik Solo dan Wonogiren dalam kurun waktu 1960-an hingga akhir tahun 1980-an.

Motif yang menjadi ciri khas batik ini adalah motif jambu mete, motif jamu gendong, motif kepik, motif burung hantu dan motif burbo. Harganya beragam tergantung dari tingkat kesulitan pembuatannya. Menurut informasi, paling mahal ialah batik tulis dengan motif khas Wonogiri.

Kini, Batik TSP dikelola generasi ketiga mereka. Tetap berjuang dalam menjaga keaslian budaya Indonesia.
Untuk mendukung dan menyukseskan hal tersebut, Bank BRI mendukung dalam hal pemasaran. Harapannya, Batik TSP terus berkembang di pasaran.

"Dari sisi pemasaran misalnya Batik Wonogiren kita bantu untuk dapat dikurasi oleh kurator, juga kita dorong agar dapat masuk di Indonesia mal untuk online market," kata Assistant Vice President Transaction Banking BRI, Roby F Sastraatmadja.

(mdk/hhw)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami