BRIsyariah Tawarkan Kurban Digital di Tengah Pandemi Corona

BRIsyariah Tawarkan Kurban Digital di Tengah Pandemi Corona
sapi. ©2012 Merdeka.com
UANG | 13 Juli 2020 12:42 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Idul Adha 1441 Hijriyah yang jatuh pada 31 Juli 2020 dirayakan di tengah pandemi Virus Corona yang masih belum menunjukkan perbaikan, meski sebagian masyarakat sudah menjalani tatanan hidup New Normal. Menanggapi kondisi ini, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan Fatwa Nomor 36 Tahun 2020 tentang Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Saat Wabah Covid-19.

Pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban harus sesuai dengan protokol kesehatan. Sebagai bank berdasarkan prinsip syariah, PT Bank BRIsyariah Tbk berupaya mengakomodir kebutuhan umat yang ingin tetap beribadah di tengah pandemi tanpa harus keluar rumah serta membantu pedagang hewan kurban memaksimalkan penjualannya.

BRIsyariah akan memaksimalkan Kurban Digital melalui aplikasi mobile BRIS Online. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban secara daring. Caranya dengan masuk ke menu Ziswaf kemudian pilih menu kurban, masukkan nominal, dan konfirmasi.

BRIsyariah sudah bekerja sama dengan lembaga-lembaga Ziswaf terpercaya seperti Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan ACT sehingga masyarakat bisa memilih lembaga Ziswaf yang diinginkan. Daging kurban kemudian didistribusikan oleh lembaga-lembaga tersebut kepada pihak yang membutuhkan.

"Kurban Digital merupakan solusi beramal di tengah pandemi. Kami akan terus memanfaatkan teknologi digital untuk hal-hal baik seperti ini, terutama mengakomodir masyarakat yang ingin beribadah. Kami memastikan hewan kurban berkualitas dan sudah layak dikurbankan menurut syariat Islam serta melalui quality control yang amanah," ujar Mulyatno Rachmanto selaku Sekretaris Perusahaan BRIsyariah, Senin (13/7).

Baca Selanjutnya: Berdayakan Peternak Lokal...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami