BTN Siap Kolaborasi dengan REI Sediakan Hunian Berkualitas

BTN Siap Kolaborasi dengan REI Sediakan Hunian Berkualitas
Perumahan. ©2017 Merdeka.com
EKONOMI | 20 Mei 2022 16:53 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) siap bersinergi dan mendukung Real Estate Indonesia (REI) dalam penyediaan hunian rumah yang berkualitas. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan perumahan dan permukiman di Indonesia.

"Bersama dengan REI, Bank BTN semakin optimis dapat menyukseskan program sejuta rumah dengan menyediakan rumah yang berkualitas," kata Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam konferensi pers HUT REI ke-50, Jumat (20/5).

Haru mengatakan, dalam ekosistem perumahan, REI adalah salah satu pemain penting, untuk itu Bank BTN mengharapkan dukungan dari REI untuk saling melengkapi dan bersinergi. Menurutnya, Bank BTN dan REI memiliki tujuan yang sama untuk bisa menyediakan rumah yang terjangkau, sehat, dan berkualitas.

"Bank BTN akan terus mendukung pembiayaan KPR untuk anggota REI di seluruh Indonesia baik subsidi ataupun non-subsidi. Kerja sama antara Bank BTN dan REI sangat diperlukan, dan keharmonisan antara kedua belah pihak harus terus ditingkatkan," imbuhnya.

Dia menilai, kerja sama yang telah terbangun tidak sekedar untuk kepentingan bisnis semata, namun juga bertujuan untuk sosial yang diwujudkan melalui penyediaan hunian rumah yang berkualitas.

"Karena itu dalam pembangunan dan penyediaan rumah harapannya agar para anggota REI selalu memperhatikan betul mengenai layanan kepada konsumen misalnya sertifikat bisa selesai tepat waktu, kualitas bangunan dan juga mengenai prasarana jalan, listrik, air. Walaupun rumah sederhana bukan berarti rumahnya rumah murahan jadi harus yang layak (proper) dan mudah (portable)," tuturnya.

Dari sisi pembiayaan saat ini porsi total kredit perseroan 90 persen di sektor perumahan dan pemegang saham mayoritas Bank BTN dalam hal ini pemerintah telah mengukuhkan dari 4 Bank Himbara, BTN adalah bank yang fokus ke perumahan. Perseroan berharap sinergi dengan REI saling bahu membahu untuk menyediakan perumahan bagi masyarakat Indonesia, khususnya rumah sederhana hingga saatnya nanti seluruh masyarakat memiliki rumah.

2 dari 2 halaman

Perseroan akan terus meningkatkan peranannya sehingga menjadi contoh bagi bank-bank lainnya dalam penyaluran KPR. Sebagai perbankan, Bank BTN berperan bagaimana mempercepat proses pembiayaan, kemudian mempermudah permintaan (demand).

Perseroan melihat bahwa jumlah pasokan rumah banyak, namun permintaan masih terbatas. Dari kondisi tersebut bagaimana Bank BTN mempermudah konsumen untuk memiliki akses dengan kondisi keuangan terbatas dan menjadi sebuah solusi.

"Mudah-mudahan dari REI punya porsinya bagaimana rumah itu misalnya dibuat murah, layak, dengan teknologi yang baik dan bagus, green, multifungsi sehingga tidak standar-standar saja," terangnya.

Sebagai bentuk apresiasi Bank BTN kepada mitra pengembang dengan performa baik, lanjut Haru, Bank BTN tengah menyusun kebijakan kemudahan proses kredit yang akan diberlakukan mulai tahun ini. Nantinya seluruh pengembang akan dikategorikan berdasarkan faktor penilaian yang meliputi kualitas kredit, keuangan, dan manajemen. Kategori pengembang akan terdiri dari Developer Nasional, Platinum, Gold, Silver, dan Bronze.

"Dengan semakin tinggi tingkat performa tentunya akan mendapatkan privilege yang lebih banyak seperti kemudahan akad dengan proses yang lebih cepat dan kemudahan-kemudahan lainnya yang dapat mendukung kecepatan bisnis serta cash flow pengembang," katanya.

Sementara Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida mengatakan, REI akan akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kebijakan dan mitra kerja dalam pembangunan perumahan dan permukiman secara berkelanjutan, salah satunya bekerjasama dengan Bank BTN.

"Karena kami melihat hingga saat ini Bank BTN adalah porsi terbesar dari fasilitas untuk kredit di properti, jadi bukan hanya di KPR tapi juga di kredit konstruksi dan BTN merupakan bank terbesar untuk sektor properti," kata Paulus.

"Sektor properti memiliki multiplier effect bagi sekitar 174 industri terkait lainnya dan 350 UMKM sehingga jika sektor properti bangkit maka dampaknya akan terasa terhadap perekonomian negara secara keseluruhan," tegasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Gelar Pameran Properti, BTN Tawarkan Suku Bunga 2,2 Persen & Rumah Seharga Rp168 Juta
Enam Tips Jitu Wujudkan Rumah Impian
LPKR Incar Milenial Sebagai Pasar Properti Terbesar Saat ini
5 Keuntungan Properti Syariah Dibanding Konvensional
Potret Rumah Megah Terbengkalai, Bekas Tempat Gantung Diri Jadi Terkenal Angker
Tips Investasi untuk Kumpulkan Dana Membeli Rumah Impian

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami