Budi Waseso: Bulog Punya Utang Rp28 Triliun

UANG | 20 September 2019 16:42 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mencatat bahwa perusahaan yang dipimpinnya memiliki utang hingga Rp28 triliun. Namun, pria yang akrab disapa Buwas ini belum bisa menjelaskan pinjaman sebesar itu mulai didapatnya sejak kapan.

"Sampai saat ini (nominal utang) hampir Rp28 triliun. Dari tahun ke tahun begini. Tahun terus berjalan terus, jadi kan ada (pinjaman) yang sudah selesai, diganti dan dibayar negara. Tapi kita kan butuh lagi," terang dia di Jakarta, Jumat (20/9).

Dia menyebutkan, porsi terbesar utang tersebut dipakai untuk pengadaan beras sebanyak 2,5 juta ton. Kebutuhan sebesar itu kemudian membuat Bulog banyak meminjam uang dari berbagai pihak.

"Awalnya kita tentukan 2,5 juta ton. Begitu hilang 500 ribu (ton) diganti pemerintah, kita serap lagi 500 (ribu ton). Uang itu kita pinjam lagi dari bank, yang dibayar 500 ribu ton kita setor ke bank dengan bunganya. Kita pinjam lagi untuk mengadakan 500 ribu (ton). Kita ga pernah berhenti dengan utang," paparnya.

Tak hanya untuk beras, utang sebesar Rp28 triliun itu juga digunakan untuk hal lainnya, seperti pengadaan dagang dan penugasan jagung.

"Bukan hanya itu saja. Ada beberapa untuk pengadaan dagang, penugasan jagung, dan lain-lain. Itu uangnya semua kita pinjam," ujar dia.

Meski begitu, dia menyatakan bahwa Perum Bulog masih terus berkoordinasi dengan berbagai institusi terkait, yakni Kementerian Keuangan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Saya selalu jemput bola. Begitu ada masalah, ancaman atau kemungkinan negatif, kita selalu koordinasi. Setiap bulan kita evaluasi melalui dewan pengawas," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Bulog Datangkan Sisa 18.000 Daging Kerbau Impor Secara Bertahap
Bos Bulog Beberkan Modus Mafia Penyaluran BPNT
Budi Waseso Minta KPK Kerjasama Tangani Mafia Penyaluran BPNT
Impor Daging Sapi Brasil Masih Terkendala Proses Administrasi
Bos Bulog Pastikan Pecat Pegawai dan Pejabatnya yang Selewengkan Program BPNT
Bulog Jual Beras Premium Rp20.000 per Kg Online, Bisa Dimasak Tanpa Harus Cuci

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT