BUMN Indonesia Re Tingkatkan Hubungan Bisnis dengan Perusahaan Dalam dan Luar Negeri

UANG | 21 Oktober 2019 13:07 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menggelar pertemuan internasional bagi pelaku industri asuransi umum atau 'Indonesia Rendezvous' ke-25 yang diselenggarakan di Nusa Dua, Badung, Bali. Acara ini dimanfaatkan BUMN reasuransi, Indonesia Re, untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan perusahaan asuransi dan reasuransi lain dari dalam dan luar negeri.

"Melalui sub-event Hospitality Room Indonesia Rendezvous, kami membahas berbagai peluang bisnis dengan berbagai perusahaan asuransi dan reasuransi dari berbagai negara karena yang dari luar negeri juga banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini," ujar Kepala Divisi CEM & Administrasi Reasuransi Umum Indonesia Re, Arie Surya Nugraha.

Dia mengatakan, Indonesia Re menyiapkan Hospitality Room untuk melakukan diskusi dan meeting yang telah terjadwal sebelumnya dan membahas berbagai agenda dengan para relasi. Dalam kesempatan itu, relasi Indonesia Re yang hadir dari luar negeri di Hospitality Room tercatat sebanyak 10 perusahaan.

"Perusahaan banyak yang kami tampung berdasarkan permintaan dari mereka. Ada yang terjadwal membicarakan agenda tertentu ada juga yang datang untuk membicarakan hubungan pertemanan," katanya.

Dia menjelaskan, dalam kesempatan yang juga dihadiri sejumlah pimpinan dari relasi bisnis Indonesia Re tersebut, pihaknya dan para ceding juga membahas persiapan negosiasi treaty.

Dalam pembahasan negosiasi treaty, pihaknya dengan para relasi akan bertukar pikiran terkait apa yang tengah terjadi di industri saat ini sebelum menyepakati risiko-risiko apa saja yang dapat dimasukkan dalam perjanjian.

"Kami gunakan Hospitality Room ini untuk mendiskusikan pasar serta rencana-rencana negosiasi. Di sini kami bicarakan persiapan-persiapannya jadi ketika negosiasi treaty kami sudah mengetahui apa keinginan dari perusahaan asuransi," kata Arie Surya Nugraha.

Sejalan dengan tema Indonesia Rendezvous tahun ini yaitu, 'Reshape, Reload, Reengage. Ready for the next 25 years', Arrie Surya menambahkan Indonesia Re juga mengusung konsep seni, milenial dan go green pada Hospitality Room yang digunakan.

Di Hospitality Room tersebut, selain terdapat bagian ruangan yang disiapkan untuk melakukan diskusi bisnis dengan para relasi, Indonesia Re juga menyiapkan sejumlah permainan interaktif di ruangan itu. "Indonesia Re ingin menciptakan suasana yang berbeda, menyenangkan dan komunikatif untuk merangkul para milenial dengan sajian games dart art dan putting golf yang telah kami siapkan," katanya.

Sementara itu, Direktur Teknik PT FPG Insurance Indonesia, Dadi Adriana mengatakan, penataan booth di Hospitality Room Indonesia Re menurutnya sangat menarik. "Menurut saya ini sangat bagus, ada konsep permainannya juga jadi ini agak berbeda. Saya tahun lalu juga berkunjung ke sini dan konsepnya dari tahun ke tahun lebih berkembang," katanya.

Terkait pelayanan yang diberikan Indonesia Re, menurutnya selama ini pelayanan yang dirasakan dari Indonesia Re sangat baik seperti saat pihaknya memiliki pertanyaan respon yang diberikan Indonesia Re sangat baik dan komitmen untuk pembayaran klaim dinilai cukup cepat.

"Treaty yang telah diberikan Indonesia Re juga sudah memenuhi dengan kebutuhan perusahaan kami dan karena Indonesia Re adalah reasuransi lokal jadi tentunya lebih memahami market lokal, apa yang menjadi kebutuhan pasar dan tentunya sangat memahami regulasi yang ada di Indonesia. Untuk renewal treaty tahun 2020, kami berharap dapat ditingkatkan lagi kapasitasnya dan keikutsertaannya," katanya.

Kepala Divisi Reasuransi PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, Ratih Lestarini mengatakan, dirinya mengunjungi Hospitality Room Indonesia Re untuk melakukan pertemuan dengan pihak Indonesia Re. Menurutnya, selama berada di Hospitality Room ia mendapatkan pelayanan dan sambutan yang baik.

"Saat pertemuan kami juga mendapatkan banyak masukan yang diperlukan terkait renewal treaty dan strategi perusahaan kedepannya. Selanjutnya kami juga memiliki agenda-agenda pertemuan lanjutan sebagai follow up dari pertemuan disini," ujarnya.

Terkait pelayanan Indonesia Re, dari sisi klaim menurutnya Indonesia Re dibanding reasuransi lokal yang lain adalah yang terbaik. "Penanganan klaimnya cepat asal dari kami juga benar maka pembayarannya juga cepat. Harapan kami hal itu dapat terus ditingkatkan dan ada input lain yang dapat diberikan Indonesia Re yang tidak dapat diberikan oleh perusahaan reasuransi yang lain," katanya.

Baca juga:
Pemahaman Asuransi Masyarakat Turun, Hanya 15 dari 100 Orang yang Mengenal Saat ini
Hingga September 2019, Taspen Bayar Klaim Rp329,84 Miliar
Jiwasraya Putra Diyakini Mampu Perbaiki Kinerja Induk Usaha
BUMN: Penyehatan Jiwasraya Dilakukan Bertahap, Nasabah Harus Bersabar
Cara Ajukan Asuransi Mobil di Traveloka, Dijamin Praktis
5 Penyanyi Ini Asuransikan Suara Emas Mereka Senilai Jutaan Dolar

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT