BUMN Minta Garuda Indonesia Terima Konsekuensi Pembatalan Haji 2020

BUMN Minta Garuda Indonesia Terima Konsekuensi Pembatalan Haji 2020
UANG | 2 Juni 2020 13:08 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, PT Garuda Indonesia (Persero) harus mau menerima konsekuensi pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi pada tahun ini.

"Itu konsekuensi-konsekuensi lah. Semua negara juga ngalamin penerbangannya," kata Arya dalam sesi diskusi online, Selasa (2/6).

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi telah mengumumkan keputusan dalam penyelenggaraan haji 2020 atau 1441 H. Menurutnya, pemerintah memutuskan untuk membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci.

"Keputusan ini diambil dikarenakan Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara manapun. Akibatnya, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Kerap Layani Haji

haji rev1

Garuda Indonesia yang kerap melayani angkutan haji tiap tahunnya turut terkena imbas kebijakan tersebut. Padahal, penerbangan haji bisa jadi salah satu opsi untuk menaikan keuangan perusahaan yang kini jumlah penumpangnya menurun tajam akibat wabah pandemi corona.

Sebagai perbandingan, Garuda Indonesia pada 2019 lalu memberangkatkan 82.961 jemaah haji ke tanah suci. Catatan lainnya, ketepatan penerbangannya pun lebih tinggi dibanding target sebesar 90 persen, yakni mencapai 97,6 persen.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Putuskan Batalkan Haji 2020 Tanpa Konsultasi DPR, Menag Dinilai Langgar UU
Haji 2020 Batal, Menag Pastikan Jemaah Tetap Berangkat di 2021
Pemerintah Putuskan Tiadakan Haji Tahun 2020
Menag Mau Umumkan Haji 2020 Pagi Ini, DPR Protes Belum Diajak Bicara
DPR: Pelaksanaan Ibadah Haji 2020 Bakal Diputuskan Juni
Komnas Haji dan Umrah Desak Jokowi Tunda Pengiriman Jemaah Haji Tahun 2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5