Cakalang Menjadi Primadona Perikanan Indonesia

Cakalang Menjadi Primadona Perikanan Indonesia
UANG | 30 September 2020 15:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Trian Yunanda, memaparkan beberapa status pemanfaatan dari Tuna, Cakalang, dan Tongkol (TCT) di seluruh Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI). Status tingkat pemanfaatan komunitas TCT ini sayangnya belum terdata dengan maksimal karena masih adanya data yang abu-abu.

"Di seluruh wilayah perairan yang ada di 8 WPP kita, ada di IOTC 571, 573, WCPFC 716 dan 717, Perairan Kepulauan 713, 714, 715 dengan spesies Tuna Mata Besar, Madidihang, Cakalang, Albakora, Tuna Sirip Biru Selatan, Tongkol Krai, Tongkol Komo, Tongkol Abu-Abu, Tongkol Lisong, Tenggiri, dan Tenggiri Papan," ujar Trian dalam Konsultasi publik terkait Rencana Pengelolaan Perikanan Tuna, Cakalang, dan Tongkol pada Rabu (30/9).

Status pemanfaatan ini kemudian akan disampaikan ke Regional Fisheries Management Organization (RFMO). Di samping jenis TCT, ada juga tangkapan sampingan yang perlu dilaporkan ke RFMO. "Ini juga termasuk ikan yang ada pada proses penangkapan, seperti Setuhuk Loreng, Ikan Layaran dan sebagainya." ungkap Trian.

Adapun, komposisi produksi pada komunitas TCT ini sudah menembus ratusan ribu ton. "Terkait dengan komposisi produksi secara keseluruhan yang angkanya berfluktuasi dari 500 ribu - 700 ribu ton untuk tuna dan cakalang, sementara untuk tongkol sekitar 250 ribu - 350 ribu ton," ujarnya.

Masing-masing total dari setiap rerata produksi yang terhitung sejak 2012-2016 adalah tuna dengan 211.546 ton, cakalang dengan 368.716 ton, dan tongkol 351.987 ton. Sehingga, dari data ini dapat dilihat bahwa cakalang memiliki produksi terbesar dan dinilai menjadi primadona perikanan Indonesia.

"Untuk RFMO, saat ini mereka memang masih berfokus pada tuna dan cakalang, sehingga tongkol ini belum sepenuhnya tergerak di dunia internasional," kata Trian.

Baca Selanjutnya: Pengelolaan Ikan Tuna Cakalang dan...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami