Catatan untuk Pemerintah Jika Bangun KEK Mirip Silicon Valley di Sukabumi

Catatan untuk Pemerintah Jika Bangun KEK Mirip Silicon Valley di Sukabumi
Silicon Valley. © Solarfeeds.com
UANG | 15 April 2021 12:33 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti membeberkan, beberapa catatan yang harus diperhatikan pemerintah sebelum membangun Silicon Valley ala Indonesia. Silicon Valley ala Indonesia rencananya akan dibangun di Bukit Algoritma, Sukabumi, Jawa Barat.

Catatan pertama, kata Esther untuk mewujudkan peluang High Tech Zone sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, yang mampu mendongkrak ekonomi yaitu diperlukan adanya struktur ekologi dan daya platform yang mendukung adanya kolaborasi antara industry, university, dan research.

Selanjutnya juga diperlukan adanya peningkatan skala informasi dan kecepatan pertukaran inovasi dengan dukungan struktur jaringan yang memadai. Apabila ada kolaborasi yang bagus antara industri, universitas dan kolaborasi, serta didukung inovasi yg sempurna maka investor akan lebih cepat masuk ke Bukit Alogoritma di Sukabumi.

"Kemudian regulasi, saya katakan sangat penting, karena kalau regulasi menghambat jangan harap banyak investor masuk. Tapi jika regulasi bisa dicreate sehingga bisnis bisa masuk ke KEK lebih mudah dan mereka diuntungkan dengan bangun pabrik disana maka saya rasa akan lebih mudah pula untuk menarik investor," ujarnya, Jakarta, Kamis (15/4).

Eshter pun menegaskan, Indonesia harus memiliki kualitas tenaga kerja yang sesuai dengan industri Kawasan Ekonomi Khusus tersebut. Sehingga diperlukan adanya investasi pada pendidikan, pelatihan dan pengembangan keterampilan.

Pembangunan Silicon Valley ala Indonesia ini juga membutuhkan lembaga yang bisa mendorong investor untuk mendapatkan modal lebih besar dengan mudah dan tentunya paket kebijakan investasi yang juga harus disertai perbaikan iklim investasi.

"Kalau ini semua bisa dicreate maka adanya pembangunan Silicon Valley di Indonesia yang ada di Sukabumi itu akan berdampak positif bagi ekonomi Indonesia," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Bos BKPM Ingin Kabupaten Buton Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Aspal
KEK Kendal Dikembangkan untuk Industri Orientasi Ekspor
Hary Tanoesoedibjo Groundbreaking MNC Lido City Music & Arts Center
Hary Tanoesoedibjo Sebut Pembangunan Lido Bantu Pulihkan Ekonomi
Dongkrak Ekonomi, Jawa Timur Kembangkan Kawasan Industri Nganjuk
Bangun Potensi 500 Ribu Lapangan, Pemprov Jabar Gandeng Kemenparekraf Lakukan Ini

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami