Cegah Monopoli, Kemenhub Gandeng Gojek Hadirkan Dilan di Tol Laut

UANG | 3 November 2019 14:30 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan berencana akan menggandeng PT Gojek Indonesia (Gojek) dalam rangka digitalisasi pelayanan (Dilan) dengan aplikasi berbasis digital (e-commerce) guna mencegah praktik monopoli di trayek tol laut.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Wisnu Handoko mengatakan, digitalisasi pelayanan dilakukan untuk mempermudah proses pemesanan kontainer secara transparan dan dapat membagi muatan secara fair kepada shipper yang ada di daerah Terpencil, Tertinggal, Terluar dan Perbatasan (3TP).

"Platform (wadah) digital ini diharapkan memberikan peluang yang lebih mudah karena masyarakat Indonesia yang sudah mulai terbiasa menggunakan aplikasi seperti Gojek untuk berbagai pemesanan transportasi," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Minggu (3/11).

Sementara untuk bentuk seperti apa aplikasi dan modul pelaksanaan program di Gojek, pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan Gojek untuk sesegera mungkin merealisasikan aplikasi pemesanan kontainer tol laut tersebut.

Dia mengakui persoalan selama ini dalam menjangkau transportasi laut, khususnya melayani wilayah timur Indonesia kerap terjadi perbedaan harga barang yang cukup signifikan di daerah 3TP.

Padahal keberadaan pelayaran tol laut dalam memberikan pelayanan untuk pemenuhan bahan pokok pada daerah-daerah 3TP mempunyai peran besar terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia. Mengingat kebutuhan akan jasa angkutan laut semakin meningkat sejalan dengan kondisi geografis Negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.

Namun dalam perjalanannya, terdapat permasalahan dalam penyelenggaraan program tol laut salah satunya yaitu dugaan praktik monopoli.

"Kita telah mengidentifikasi pola potensi monopoli terjadi itu di titik mana, hasil identifikasi kami dugaan praktik monopoli tersebut terjadi di daerah timur, seperti Maluku dan Papua. Kami menindaklanjuti sesuai arahan Presiden melalui Menteri Perhubungan agar kita lebih menyoroti Maluku dan Papua, di mana Papua kita akan masuk lebih mendalam dan dengan aplikasi Gojek ini mudah-mudahan menjadi solusi yang andal untuk menghentikan monopoli yang terjadi," katanya.

Dia berharap melalui kerjasama dengan Gojek ke depan bisa menghentikan monopoli yang terjadi di penyelenggaraan tol laut. Sehingga manfaat subsidi yang digelontorkan pemerintah tepat sasaran dan mampu menurunkan disparitas harga antara Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur. (mdk/azz)

Baca juga:
5 Penyebab Monopoli Terjadi di Proyek Tol Laut
Subsidi Tol Laut di 2020 Naik Menjadi Rp436 Miliar
Subsidi Tol Laut di 2020 Naik Menjadi Rp436 Miliar
Monopoli Rute Tol Laut Didominasi Kawasan Timur Indonesia
Jokowi Keluhkan Tol Laut Dimonopoli Perusahaan Tertentu
Tutup 5 Tahun Jabatan, Berikut Rapor Merah Pemerintah Jokowi dan Jusuf Kalla
Optimalkan Tol Laut, Kemenhub Jajaki Kerjasama dengan E-commerce

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.