Cerita Menteri Susi Kesal Tangkap Kapal yang Pernah Ditangkap: Kurang Kerjaan

UANG | 19 September 2019 17:04 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku kesal dengan para pelaku penangkapan ikan ilegal atau ilegal fishing yang terus beredar di perairan Indonesia. Apalagi, ketika dirinya melakukan penangkapan, kapal-kapal tersebut ternyata sebelumnya sudah pernah di tangkap oleh Satgas 115.

"Dari beberapa penangkapan yang kita lakukan, kita menangkap lagi kapal residivis. Kapal-kapal yang sudah kita tangkap 6 bulan, 1 tahun sebelumya, melaut lagi, mencuri ikan lagi. Kalau ini seperti ini diteruskan apakah kita kurang kerjaan," kata Menteri Susi saat ditemui di Jakarta, Kamis (19/9.

Dia pun merasa jengkel lantaran para pelaku ilegal fishing tersebut tidak kapok-kapok dan terus masuk ke perairan Indonesia. Sebab itu, dia meminta kepada pihak yang menangkap kapal illegal fishing tidak melakukan tindakan atau keputusan yang normatif.

Menurutnya, itu sama saja akan memberikan celah kepada pemilik kapal illegal fishing mendapatkan kapal yang sudah ditangkap oleh petugas dengan susah payah. "Di mana dari hasil yang sudah terjadi pelelangan ini membuat celah kembali para pemilik kapal memiliki kembali kapal-kapalnya," kata dia.

Untuk itu, dia menekankan salah satu cara yang paling efektif untuk memberikan efek jera kepada pelaku ilegal fishing adalah menenggelamkan kapal. Dengan begitu, para pelaku tidak akan mungkin kembali berniat untuk melakukan penangkapan ikan secara ilegal.

Baca juga:
Menteri Susi: Ikan Hasil Tangkapan Pakai Cantrang Setengahnya Jadi Sampah
Tak Hanya Kapal Ditenggelamkan, Menteri Susi Incar Pemilik Modal Pencurian Ikan
Menteri Susi Curhat Pelaku Pencurian Ikan Kerap Mau Suap Anggota Satgas 115
Menteri Susi Ingin Bangun Monumen Kenang Upaya Pemberantasan Pencurian Ikan
Samudra Pasifik Bebas IUU Fishing di 2020, Pemerintah Tetap Waspada
Menteri Susi Endus Modus Pembangunan Kapal oleh Pelaku Pencurian Ikan

(mdk/azz)