Cerita PLN Terangi Wilayah Indonesia Hingga Majukan Pariwisata

UANG | 17 Januari 2020 11:44 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Wakil Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN, Darmawan Prasodjo mengisahkan perjalanan panjang perusahaannya dalam upaya menerangi Indonesia. Menurutnya, memang tak mudah untuk bisa mengaliri listrik secara keseluruhan utamanya di daerah-daerah terpencil dan kawasan wisata.

Berkaca pada lima tahun lalu, pasokan listrik masih tercatat defisit di beberapa daerah. Sementara yang mengalami surplus hanya di Jawa dan Bali. Sedangkan kawasan wisata seperti Lombok pun masih mengalami defisit.

"Akibatnya dengan adanya defisit listrik sulit bagi ekonomi berkembang. Banyak destinasi pariwisata yang indah tapi tidak terbangun padahal visi misi presiden jelas membangun sektor pariwisata," kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (17/1).

Dia mengatakan listrik memang menjadi peran penting bagi ekonomi lokal. Sebab apabila tidak ada listrik suatu daerah akan terkunci dan tidak bisa menjadikan kekuatan ekonomi baru di daerah tersebut.

1 dari 1 halaman

Ubah Konsep

Melihat kondisi itu, perseroan mulai mengubah konsep dari yang sebelumnya hanya mengatasi keterbatasan dari pasokan listrik di daerah, kini berbasis pada demand bagaimana bisa membangun ketersediaan listrik untuk perekonomian.

"Sehingga di 2017 tadinya defisit banyak daerah sudah bisa di selesaikan ada sedikit surplus. Ada optimalisasi lebih lanjut," kata dia.

Dengan demikian beberapa daerah yang tadinya terkunci, kini terbuka lebar. Banyak investasi masuk di daerah tersebut. Misalnya saja, di daerah Lombok yang sebelumnya tercatat defisit kini bisa menjadi suatu kekuatan ekonomi baru.

"Contoh di Lombok akan ada ekonomi khusus mandalika. Di Mandalika, Motor GP jadi satu event terus ada pariwisata ekonomi yang bermanfaat. Ekonomi berkembang, dari PLN listrik bukan hanya komoditas tapi dorong dan penggerak ekonomi nasional," tandas dia. (mdk/idr)

Baca juga:
PLN: Mobil Listrik Lebih Irit Dibanding Bensin, Cuma Butuh Rp3.000 per 10 Km
PLN Masih Matikan 26 Gardu Listrik Terdampak Banjir
PLN: Kelistrikan Ibu Kota Baru Menjadi yang Terbaik di Dunia
PLN Imbau Korban Banjir Waspada Penipuan Ganti Meteran Listrik Berbayar
PLN: Gardu Induk Gambir Baru Kebakaran, Listrik di Sejumlah Wilayah DKI Padam

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.