Citilink Jajaki Buka Rute Penerbangan Baru ke Jerman

UANG | 30 Juni 2019 19:36 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Citilink Indonesia tengah menjajaki pembukaan rute penerbangan jarak jauh terbaru hingga ke tanah Eropa, yakni menuju Kota Frankfurt di Jerman. Pada semester dua tahun ini telah menjalin kesepakatan dengan Garuda Indonesia Group untuk melanjutkan ekspansi bisnisnya di regional dan internasional.

"Di beberapa Minggu yang lalu, kita menambah rute regional kita ke Pnom Penh (Kamboja). Jadi rute regional ini tentunya akan terus kita develop dan terus kita tambah di semester kedua ini," ujar Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Jakarta, Minggu (30/6).

Dia menyebutkan, ada beberapa rute penerbangan baru yang pihaknya tengah persiapkan dan lanjutkan untuk proses perizinan. Terutama rute di beberapa kota negara tetangga yakni Australia dan Vietnam.

Untuk memulai satu lompatan bisnis, Citilink diutarakannya juga bakal melakukan penerbangan jarak jauh. Ide tersebut diinisiasi lewat rencana mendatangkan dua pesawat tipe terbaru dari Airbus pada Oktober dan Desember 2019.

"Kebetulan juga kolaborasi dengan Garuda Indonesia, Citilink Insya Allah di bulan Oktober dan Desember akan mendatangkan dua pesawat wide-body kita. Jadi ini satu tipe terbaru dari Airbus yang memungkinkan pesawat tersebut bisa menempuh sampai 13.000 km," tuturnya.

Juliandra memaparkan kemungkinan untuk membuka rute penerbangan jarak jauh pertama maskapai ke Eropa. "Kota yang sedang kita pelajari untuk buka di sana adalah Frankfurt di Jerman," ungkap dia.

"Kenapa Frankfurt? Karena Frankfurt adalah memungkinkan penumpang-penumpang, terutama dari Indonesia dan dari regional (ASEAN) untuk melanjutkan connecting rute pesawat. Sehingga Frankfurt adalah termasuk salah satu potensi yang akan kita develop," sambungnya.

Oleh karenanya, dia memohon doa agar proses kedatangan dua pesawat tipe terbaru milik Airbus pada akhir tahun nanti bisa berjalan dengan mulus. "Doakan di Oktober dan Desember, sesuai rencana, pesawat tersebut bisa deliver ke Indonesia, dan kita akan lakukan penerbangan jarak jauh pertama ke Eropa," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Fakta-Fakta Kesalahan Laporan Keuangan Garuda Indonesia Hingga Dikenakan Sanksi
OJK: Sanksi Garuda Indonesia untuk Jaga Kepercayaan Masyarakat
Tekan Harga Tiket Pesawat, Insentif Fiskal Maskapai Segera Terbit
BUMN Perintahkan Garuda Indonesia Lakukan Audit Interim dengan KAP Berbeda
Disanksi Atas Kasus Laporan Keuangan, ini Tanggapan Garuda Indonesia
Ke Malaysia Pakai Garuda Indonesia, Penumpang Raih Diskon Tiket Sunway Lagoon

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.