Citilink Tepis Rumor Dugaan Praktik Kartel Tiket Pesawat

UANG | 28 Januari 2019 18:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direksi Citilink Indonesia membantah dugaan pihak maskapai penerbangannya ikut mengendalikan harga tiket pesawat (kartel) di tengah rencana pemberlakuan kebijakan bagasi berbayar dalam setiap penerbangan domestik pada Jumat, 8 Februari 2019 mendatang.

"Tidak ada kartel. Sama sekali tidak ada kartel. Saat ini memang kita sudah waktunya melakukan promo, dan ini tidak ada kartel seperti apa yang diberitakan," tegas Direktur Niaga Citilink Indonesia Benny Rustanto di Jakarta, Senin (28/1).

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mempersilakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki adanya persekongkolan antar maskapai untuk meninggikan harga tiket pesawat terbang.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih mengatakan, pihaknya telah berunding dan mencapai kesepakatan untuk menelaah kasus ini lebih jauh.

"Itu sudah masuk tahap penelitian KPPU. Kami telah lakukan rapat komisioner, dan kami memutuskan itu masuk dalam tahap penelitian," ujar dia beberapa waktu lalu.

Guntur juga menyampaikan, penelitian itu merupakan inisiatif KPPU dengan acuan maraknya informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan adanya kartel harga tiket pesawat.

Adapun acuan yang dipakai yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

"Pasal 5 dikatakan bahwa para pelaku usaha dilarang menetapkan harga. Indikasi informasi ini akan kita teliti lebih lanjut. Terkait indikasi, pelaku usaha telah menetapkan bersama. Informasi publik yang akan kami cari keterangan lebih lanjut. Kami sedang dalam proses itu," tambahnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Mau Dapat Tiket Pesawat Dengan Diskon 70 Persen? Ini Caranya
Garuda Indonesia Akui Jumlah Penumpang Pesawat Turun Akibat Tiket Mahal
YLKI Duga Kuat Adanya Kartel Maskapai Tentukan Harga Tiket Pesawat
Tiket Pesawat Rute Pekanbaru Kemahalan, Agen Perjalanan Beralih ke Bus Wisata
Pengelola Bandara Solo Bantah Tiket Pesawat Mahal Buat Penumpang Turun 26 Persen

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.