Combiphar Akuisisi Air Mancur Group

Combiphar Akuisisi Air Mancur Group
Combiphar. ©Istimewa
UANG | 26 Januari 2021 12:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Combiphar mengumumkan telah mengakuisisi Air Mancur Group pada Desember 2019. Produk-produk Air Mancur termasuk jamu dan Madurasa akan semakin memperkuat portofolio Combiphar di area pengobatan kesehatan preventif.

"Hari ini saya mengumumkan bahwa Combiphar sudah mengambil alih kepemilikan saham mayoritas Air Mancur Group pada Desember 2019," Presiden Direktur Combiphar, Michael Wanandi, dalam konferensi pers pada Selasa (26/1).

Produk-produk AIr Mancur ini termasuk jamu tradisional dan modern, serta madu seperti Serbuk Pegal Linu, Madurasa, Param Kocok, dan Herbavit Slimfit. Selain itu, akuisisi ini disebut turut mendukung program pemerintah untuk meningkatkan konsumsi jamu atau produk-produk herbal sebagai alternatif masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

"Portofolio Air Mancur Group akan memperkuat posisi Combiphar sebagai perusahaan consumer healthcare, dan melengkapi produk-produk konsumen kami terutama di area preventif," jelasnya.

Selain itu, dia juga melihat potensi dan peluang di pasar jamu, khususnya di kalangan anak muda. "Dari sisi produk, kita belum ada pilar obat tradisional, jadi kita ambil keputusan untuk mengambil alih Air Mancur. Jamu banyak dikenal di kalangan middle low, tapi akhir-akhir ini yang minum juga lebih banyak, termasuk dari kalangan milenial," imbuhnya.

Target besar dari akuisisi ini yaitu memperkuat strategi Combiphar ke depan sebagai perusahaan nasional. Selain itu juga terus memperluas pasarnya ke pasar internasional.

Diungkapkan Michael, Combiphar bukan satu-satunya perusahaan yang ditawarkan untuk mengakuisisi Air Mancur. Combiphar, katanya, bersaing dengan sejumlah perusahaan nasional dan dari luar negeri.

"Kami diberikan kesempatan, karena pemiliknya ingin menjual. PT Jamu Air Mancur adalah perusahaan yang sangat dikenal di masyarakat, jadi sayang kalau sampai dimiliki oleh orang asing. Ini adalah heritage Indonesia," tuturnya.

Soal nilai akuisisi, pihak Combiphar tidak bisa mengungkapkannya. "Soal harga, saya tidak bisa bilang karena Combiphar bukan perusahaan publik, dan kita juga terikat kerahasiaan dan penjualnya," tutur Michael.

Baca Selanjutnya: GM Marketing Combiphar Prima Sukma...

Halaman

(mdk/azz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami