CPNS 2019, Kemenperin Buka Lowongan untuk 359 Formasi

UANG | 12 November 2019 16:40 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali membuka kesempatan pendaftaran untuk 359 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Hal tersebut sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Nomor 449 Tahun 2019 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kemenperin 2019.

"Kemenperin membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) untuk menjadi CPNS di lingkungan Kemenperin. Terdapat beberapa jenis formasi umum dan formasi khusus yang ditawarkan dalam rekrutmen ini. Posisi yang paling banyak ditawarkan tahun ini adalah dosen, ada 100 formasi," ujar Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono melalui siaran pers, Selasa (12/11).

Sigit menambahkan, kebutuhan dosen pengajar di unit pendidikan milik Kemenperin meningkat seiring dengan upaya peningkatan sumber daya industri yang unggul, kompeten, dan berdaya saing. "Salah satu komitmen Kemenperin dalam membangun sektor industri di era Industri 4.0 adalah dengan melahirkan lulusan program pendidikan vokasi industri yang terampil dan kompeten," paparnya.

Formasi CPNS yang ditawarkan terdiri dari 66 Jabatan Pelaksana (125 formasi) dan 19 Jabatan Fungsional (234 formasi). Adapun jenis formasi yang dibuka yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi lulusan cumlaude, penyandang disabilitas, serta Putra/Putri Papua dan Papua Barat.

Seleksi CPNS Kemenperin Republik Indonesia Tahun 2019 telah diumumkan melalui pengumuman nomor 731/M-IND/XI/2019 tentang Pelaksanaan Seleksi CPNS Kemenperin Republik Indonesia 2019 yang diunggah melalui laman http://rekrutmen.kemenperin.go.id.

"Dengan mengakses laman tersebut, para calon pelamar memperoleh informasi tentang formasi yang dibuka, kriteria pelamar, persyaratan pelamar, tata cara pendaftaran, tahapan seleksi, alur pengadaan CPNS Kemenperin, jadwal seleksi, sistem kelulusan dan ketentuan lain-lain," jelas Sigit.

Adapun pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman https://sscsn.bkn.go.id mulai 11 November 2019 hingga 24 November pukul 23.59 WIB. Persyaratan umum untuk pelamar CPNS di antaranya usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun serta persyaratan IPK sesuai jenjang yaitu D-III minimal IPK 2,5, S-1/D-IV minimal IPK 2,75, dan S-2 minimal IPK 3,00.

Selain itu, dokumen yang perlu disiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal SSCASN antara lain scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan pada pengumuman seleksi CPNS Kemenperin Tahun 2019.

Pelamar CPNS Kemenperin yang telah melakukan dan berhasil mencetak Kartu Pendaftaran SSCASN 2019 wajib melakukan Validasi Dokumen Administrasi secara langsung di 16 titik wilayah unit kerja Kemenperin yang telah ditetapkan di pengumuman. "Setelah melakukan Validasi Dokumen Administrasi, pelamar dapat langsung mengetahui hasilnya apakah lulus validasi atau tidak," jelasnya.

1 dari 1 halaman

KemenPAN Minta Instansi Segera Finalisasi Formasi

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan, ada 7 dari total 68 kementerian/lembaga pusat yang belum memfinalkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 ke dalam sistem yang dikelola BKN. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN Aris Windiyanto.

"Totalnya yang masuk sudah 61 dari 68 (instansi pusat). Sebagian besar masih dalam proses validasi di BKN. Jadi tinggal 7 yang belum input data formasi ke sistem BKN," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) meminta kepada seluruh instansi untuk segera merampungkan formasi final CPNS.

"Ya kita inginkan sesegera mungkin. Harusnya 1-2 hari selesai," seru Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja di Grand Sahid, Jakarta, Selasa (12/11).

Pria yang akrab disapa Iwan ini mengatakan, pada dasarnya seluruh instansi telah mengajukan draft formasi. Dia juga tak mempermasalahkan kementerian/lembaga yang harus merevisi formasi, lantaran masa pendaftaran CPNS 2019 masih dibuka hingga 24 November.

"Pada dasarnya ini sudah semua, jadi yang masih belum barangkali saat ini masih ada perbaikan sedikit-sedikit saja. Tetapi tidak masalah, kan pendaftaran kita cukup panjang," tuturnya.

Dia lantas mencontohkan peleburan kompartemen Dikti yang kembali masuk ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yang secara formasi kemudian masuk ke dalam kompartemen Dikbud.

"Untuk Dikti dan Dikbud juga tidak jadi masalah. Karena sebagian besar adalah formasinya untuk dosen. Jadi untuk Dikti ini ketika masuk ke Dikbud akhirnya masuk di dalam formasi Dikbud semua. Dan Menristek formasinya juga tidak besar, ada 11 formasi rasanya," tukasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

(mdk/bim)

Baca juga:
Pendaftaran Dibuka, Cek Kementerian dengan Formasi CPNS Terbanyak dan Terkecil
Seleksi CPNS Solo Diikuti 10.000 Pelamar
Layanan SKCK di Polres Jakarta Selatan Tutup Lebih Awal
Menteri Tjahjo Ungkap Sebab Passing Grade CPNS 2019 Diturunkan
Peminat Sulit Akses Situs Pendaftaran CPNS 2019, Begini Penjelasan MenPAN Tjahjo
Berikut Passing Grade Tes SKD CPNS 2019
Pendaftaran CPNS 2019 Resmi Dibuka, Simak Tata Cara Mendaftar di Portal SSCN BKN