Cuaca Buruk, 2 Penerbangan Tujuan Samarinda Dialihkan ke Balikpapan

UANG | 15 Juni 2019 11:30 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Kota Samarinda dilanda cuaca buruk sejak dini hari. Dua penerbangan, Garuda Indonesia dan Batik Air dari Jakarta tujuan Samarinda, terpaksa dialihkan (diver) ke Balikpapan akibat jarak pandang di bawah 1 kilometer.

Kedua penerbangan tersebut yakni GA580 register PK-GFJ yang terbang dari Bandara Soekarno Hatta pukul 06.55 WIB dijadwal tiba di Samarinda pukul 10.35 WITA. Sedangkan, Batik Air ID7281 PK-LUO dari Halim Perdanakusuma yang terbang pukul 07.00 WIB, dijadwal mendarat pukul 10.00 WITA.

Hujan intensitas sedang hingga deras mulai mengguyur merata Samarinda sejak pukul 02.30 WITA. Hingga pukul 11.45 WITA kota Samarinda masih berselimut awan mendung tebal.

"Iya, benar. Pendaratan divert (dialihkan) ke Balikpapan," kata Kepala UPBU Bandara APT Pranoto Samarinda, Dodi Dharma Cahyadi, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (15/6).

Dodi menerangkan, jarak pandang yang terbatas di bawah 1 kilometer di runway Bandara APT Pranoto, menyebabkan kedua pesawat itu harus mengalihkan pendaratan ke Balikpapan, setelah sempat berputar-putar di atas Samarinda. "Visibility minimal, cuma 500 meter," ujar Dodi.

Masih dijelaskan Dodi, pendaratan pesawat di Bandara APT Pranoto, masih menunggu cuaca menjadi lebih baik. "Cuaca seperti ini, lebih baik divert ke Balikpapan. Iya, sekarang menunggu cuaca lebih baik," tandas Dodi.

Catatan merdeka.com, pengalihan pendaratan ini bukan kali pertama. Meski runway sudah dilengkapi lampu PAPI (Precision Approach Path Indicator, namun ketiadaan lampu runway dan Instrument Landing System (ILS), mengakibatkan tidak kurang 5 kali pesawat divert ke Balikpapan, dikala cuaca buruk di Samarinda.

Baca juga:
Kemenhub Catat Pemudik Angkutan Umum Lebaran 2019 Turun, Terbesar dari Pesawat
Survei: Warga AS Masih Takut Naik Boeing 737 Max
Asal Terbangkan Balon Udara Saat Rayakan Idulfitri, Masyarakat Terancam Dipidana
Bahayakan Penerbangan, Balon Udara Kembali Diminta Tak Asal Diterbangkan
Turun 4,9 Juta, Pemudik Pesawat Terbang Lebaran 2019 Diprediksi Cuma 1,4 Juta
Penerbangan Perdana Pesawat Terbesar di Dunia Dikabarkan Sukses
Sandaran Tangan di Bangku Tengah Pesawat Terbang Milik Siapa?

(mdk/bim)