Curhat Bos Garuda: Penerbangan ke Bali Sekali Sehari dan Diisi 15 Penumpang Saja

Curhat Bos Garuda: Penerbangan ke Bali Sekali Sehari dan Diisi 15 Penumpang Saja
UANG | 7 Juli 2020 14:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra membeberkan kondisi penerbangan sejak dilonggarkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan mulai dibukanya berbagai sektor bisnis untuk membangkitkan ekonomi secara perlahan di tengah pandemi.

Menurutnya, kinerja industri penerbangan belum mengalami perubahan signifikan hingga kini. Orang-orang masih belum bepergian dan daerah-daerah, terutama tujuan wisata masih membatasi pendatang untuk mencegah penularan virus corona.

Contohnya saja Bali. Irfan mengatakan, jika sebelumnya penerbangan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan frekuensi yang tinggi, maka sekarang, kondisinya berbeda.

"Kita punya penerbangan sebelum Corona ini sampai 16 kali sehari. Hari ini hanya satu (penerbangan) dan diisi hanya 15 sampai 20 orang saja," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR RI, Selasa (7/7).

1 dari 1 halaman

Syarat Tempat Wisata

wisata rev2

Pemerintah daerah tujuan wisata seperti Bali mewajibkan pendatang memiliki hasil tes PCR sebelum datang ke sana. Hal ini dinilai membuat orang-orang enggan bepergian. Memang, saat ini penumpang pesawat didominasi oleh mereka yang punya kepentingan pergi, misalnya pekerjaan atau bisnis.

Untuk meningkatkan minat bepergian, Irfan menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk merelaksasi ketentuan masuk pendatang.

"Kita kerja sama dengan para Pemda untuk berikan relaksasi untuk masuk ke daerah masing-masing," jelasnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Kronologi WNA Meninggal di Penerbangan Garuda Indonesia
KPPU Putuskan 7 Maskapai Lakukan Kartel Harga Tiket, Ini Respons Bos Garuda Indonesia
Garuda Indonesia Lengkapi Awak Kabin Dengan APD Sesuai Standar
Angkutan Logistik Selamatkan Bisnis Transportasi di Tengah Pandemi
Bos Garuda Indonesia Janji Kenaikan Harga Tiket Tak Tinggi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami