Rencana Pembangunan Ekonomi Prabowo, Termasuk Naikkan Gaji PNS di Atas Inflasi

UANG | 12 April 2019 19:07 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto, melakukan pidato kebangsaan di Surabaya. Pada pidato kebangsaan tersebut terlontar sejumlah janji pembangunan jika Prabowo memenangi pemilihan presiden (pilpres) 2019.

Penasihat Ekonomi Prabowo Subianto, Rizal Ramli, mengatakan Prabowo menjanjikan pertumbuhan ekonomi rata-rata 8 persen tahun 2020-2024. Dengan cara-cara terobosan yang inovatif, bukan cara 'business as usual'.

"Dengan kebijakan makro-ekonomi yang lebih stimulatif tetapi semakin prudent," ujarnya di Surabaya, Jumat (12/4).

Dia melanjutkan akan memompa daya beli rakyat golongan bawah dengan kebijakan pro-rakyat seperti, dalam 100 hari, menurunkan tarif listrik 900 VA dan 450 VA. Menurunkan harga pangan, menaikkan gaji PNS lebih tinggi dari inflasi.

"Dengan langkah-langkah Prabowo itu, daya beli rakyat akan meningkat, serta membangkitkan kembali sektor ritel yang saat ini sangat lesu."

Membangun 1 Juta Perumahan Untuk Rakyat dan membangkitkan sektor real estate. Dengan langkah ini akan tercipta tambahan 3,5 juta lapangan kerja, langsung maupun tidak langsung, dan tambah pertumbuhan ekonomi 1,5 persen per tahun.

Selain itu, Prabowo akan mencapai Kedaulatan Pangan, Kedaulatan Keuangan, Kedaulatan Energi dan Air Untuk Rakyat se-maksimum mungkin.

"Mengubah strategi menarik investasi. Pemerintahan Prabowo Sandi akan ganti strategi, genjot dulu pertumbuhan ekonomi 8 persen," tambahnya.

Rizal mengatakan, dalam 4,5 tahun terakhir, terjadi percepatan deindustrialisasi. Industri hanya tumbuh 4 persen, lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi, 5 persen. "Prabowo-Sandi akan percepat Industrialisasi dengan strategi yang jelas untuk meningkatkan daya saing produksi Indonesia."

Terakhir, khusus untuk mencapai kedaulatan pangan, Prabowo-Sandi akan mengubah sistem kartel-cum-quota impor, yang merupakan sumber korupsi besar, menjadi sistim tarif yang juga berfungsi melindungi petani kita. Prabowo Sandi akan membangun 1 juta sawah padi baru, 1 juta kebon Jagung baru, dan 0,5 juta ladang tebu baru, reforestrasi jutaan Ha.

"Tapi yang paling penting, Prabowo-Sandi komit untuk laksanakan 'Kebijakan Pro-Tani' sehingga petani menjadi untung dan makmur, melalui pendapatan Petani naik 2 kali lipat dalam 5 tahun. Melalui penetapan harga dasar untuk 3 komoditi penting."

Baca juga:
Ini Daftar Nama Tokoh yang Akan Bantu Prabowo Jika Terpilih Jadi Presiden
Survei LSI Denny JA: Jokowi Ungguli Prabowo di Segmen Pemilih Muslim & Minoritas
Rekam Jejak Tokoh Ekonomi Pendukung Prabowo, ada Dahlan Iskan Hingga Sudirman Said
KPU Umumkan Harta Capres-Cawapres, Sandiaga Paling Kaya
Prabowo Ingatkan Ancaman Jakarta, Surabaya Hingga Merauke Tenggelam
Prabowo Ungkap Alasannya Suka Marah
Jenderal Purn Gatot Nurmantyo Hadiri Pidato Kebangsaan Prabowo di Surabaya

(mdk/bim)